Memasuki musim gugur, suhu udara mulai menurun, cocoknya makan yang hangat-hangat ya.
Kali ini mari kita memasak salah satu makanan Indonesia yang paling populer yaitu Soto. Menurut Denys Lombard, seorang sejarawan Asia dalam bukunya yang berjudul Nusa Jawa: Silang Budaya, Soto berasal dari masakan Tiongkok yang bernama Caudo, pertama kali masuk ke wilayah pesisir utara Pulau Jawa (Semarang). Sekarang kita mengenal beragam jenis soto dari seluruh penjuru nusantara.
Kali ini saya akan berbagi resep soto ayam menggunakan bumbu dasar, karena dengan menyiapkan bumbu dasar putih terlebih dahulu teman-teman akan mudah membuat berbagai masakan Indonesia lainnya seperti opor, nasi goreng kampung, mie godog, semur, pepes, tongseng, dan lain-lain.
Bumbu dasar:
Kemiri (sangrai) 50g
Bawang merah/bawang bombay merah 100 g
Bawang putih 50 g
Minyak goreng 50cc
Haluskan semua bahan dengan blender (kalau pakai ulekan tidak perlu tambah minyak saat dihaluskan). Masak dengan api sedang ±10 menit. Simpan dalam wadah tertutup setelah dingin. Tahan 2-3 minggu di kulkas.
Soto Ayam
Ayam bertulang 500g
Bumbu dasar 3 sdm
Kunyit bubuk 1/2 sdt atau kunyit segar 2 cm (parut)
1. Tumis ayam dengan bumbu dasar dan rempah lainnya sampai berubah warna. 2. Tambahkan air dan garam, masak sampai ayam empuk. 3. Keluarkan ayam, goreng (kalau suka), suwir-suwir. 4. Koreksi rasa kuah dengan garam dan merica lagi (kalau kurang). 5. Sajikan dengan bahan pelengkap.
Pasti sudah dengar ya tentang vaksin Covid-19 baru yang sudah resmi mendapatkan approval dari MHLW (12 September 2022) untuk digunakan sebagai vaksin booster di Jepang. [Ref1]. Vaksin baru ini disebut sebagai vaksin Omicron, sedangkan vaksin lama sebelumnya disebut sebagai vaksin original/konvensional (従来ワクチン). Sesuai namanya, vaksin baru tersebut mentargetkan protein permukaan (spike protein) dari variant Omicron yang memang sudah berubah cukup banyak dari variant awal virus Covid-19. Berikut saya berikan beberapa data terkait vaksin baru ini:
Sama seperti vaksin original, vaksin Omicron juga merupakan vaksin menggunakan mRNA. Dikeluarkan baik oleh Pfizer maupun Moderna. Isi dari vaksin Omicron ini merupakan gabungan dari mRNA variant awal dan variant Omicron (bivalent vaccine).
Moderna (mRNA-1273.214): 25 μg variant awal + 25 μg variant Omicron (dosis 0.5 ml)
Pfizer (BNT162b2+BNT162b2 Omi): 15 μg variant awal + 15 μg variant Omicron (dosis 0.3 ml) Sama seperti vaksin sebelumnya, jumlah volume mRNA di Moderna lebih banyak daripada Pfizer.
Kita tahu variant Omicron sendiri berevolusi dengan cepat sekali. Saat vaksin Omicron tersebut dibuat masih memakai strain awal Omicron BA.1, sedangkan yang saat ini sedang merebak maupun menimbulkan gelombang kasus, sudah berasal dari strain BA.5 dan BA.4. Vaksin Omicron yang masuk dan disahkan di Jepang adalah vaksin dengan strain original BA.1. Di Amerika, pada akhir Agustus 2022 lalu FDA sudah memberikan approval untuk penggunaan darurat vaksin Omicron yang memakai strain BA.5/BA.4 dari Moderna & Pfizer. [Ref3] Tetapi, pengesahan FDA terhadap vaksin dengan strain BA.5/BA.4 ini menjadi sorotan banyak pihak karena vaksin yang sudah diperbarui ini belum sempat diujicobakan secara klinis ke manusia. Saat ini FDA hanya bersandar pada data dari uji coba dengan binatang dan uji klinis ke manusia dengan versi strain BA.1 sebelumnya. [Ref4] ** Pfizer sudah mengeluarkan press release resmi memasukkan permohonan ke MHLW (13 September 2022) untuk izin penggunaan vaksin Omicron versi BA.5/BA.4 [Ref5]
Untuk vaksin Omicron dengan versi strain BA.1, sudah melalui tahapan uji klinis ke manusia meski belum dipakai secara global luas. Partisipan yang menerima vaksin Omicron sebagai vaksin booster ke-2 (vaksin keempat/fourth dose) dari: Moderna; menunjukkan peningkatan 1.7 kali titer neutralizing antibody terhadap strain BA.1 dibandingkan vaksin mRNA konvensional Pfizer; menunjukkan peningkatan 1.56~1.97 kali terhadap strain BA.1 dibandingkan vaksin mRNA konvensional. Meskipun secara data ada peningkatan antibody terhadap strain Omicron, tetapi seberapa efektif vaksin tersebut bisa mencegah penularan/infeksi dari strain Omicron belum diketahui. [Ref2, 6]
Menurut data yang dikeluarkan CDC (September 1-2, 2022 ACIP meeting) efek samping yang dilaporkan dari vaksin Omicron mirip dengan vaksin original sebelumnya. Gejala yang keluar seperti bengkak, sakit di lengan yang disuntik, malaise, sakit kepala, nyeri otot, dan demam. Efek samping yang jarang seperti inflamasi di otot jantung (myocarditis) saat ini belum diketahui karena jumlah target orang yang divaksinasi dengan vaksin baru ini belum banyak. [Ref 2,7]
Berikut persyaratan untuk menerima booster vaksin Omicron di Jepang
Vaksin Omicron bisa diterima sebagai booster untuk orang yang sudah minimal menerima dua kali vaksin lengkap. Jadi boleh diterima sebagai vaksin ketiga atau keempat.
Jarak pemberian vaksin sekurangnya 5 bulan sejak jadwal vaksin terakhir, tetapi saat ini sedang ada wacana untuk memperpendek jarak waktu pemberian menjadi 2 bulan. [Ref8] Seperti sebelumnya, vaksin bisa diterima jika sudah menerima kupon vaksinasi yang didistribusikan oleh pemerintah wilayah tempat tinggal masing-masing.
Booster dengan vaksin Omicron bisa diterima oleh semua orang berusia dari usia 12 tahun ke atas. Saya sertakan di foto contoh flow chart target peserta penerima vaksin Omicron.
**Pfizer dapat diterima usia 12-18 tahun, sedangkan Moderna mulai dari 18 tahun ke atas.
Semoga rangkuman vaksin Omicron ini bisa jadi referensi bahan pertimbangan untuk yang ingin mengambil vaksin booster. Jika ada yang sudah mengambil vaksin keempat dengan vaksin original Pfizer/Moderna, tidak perlu merasa panik karena efektivitas vaksin untuk mencegah kondisi memberat jika terkena infeksi sama saja. Jadwal pemberian vaksin Omicron ini akan bersamaan waktunya dengan jadwal vaksin tahunan influenza yang biasanya mulai dibuka dari bulan Oktober. Saat ini dikatakan kalau vaksin Omicron dan influenza boleh diterima bersamaan, tetapi saya pribadi masih memilih untuk sebisanya buka jeda (minimal 2 minggu) antara kedua vaksin. [Ref9]. FYI, tahun ini Australia mengalami kenaikan kasus influenza pertama kalinya sejak masa pandemik. Biasanya pola kasus influenza di belahan bumi Selatan yang lebih dulu memasuki musim dingin memberi gambaran pola influenza di US atau Jepang. Entah bagaimana jadinya tahun ini, mari kita pantau bersama. [Ref10] Tetap jaga kesehatan untuk semuanya dan selamat menyambut musim gugur yang sejuk. “Stay Safe, Get Informed, and Be Wise” Tokyo, 14 September 2022 Dr. Kathryn Effendi
Hujan dalam bahasa Jepangnya adalah AME 雨、tapi kita tentu tahu ada lagi satu kata bahasa Jepang AME 飴 yang berarti permen (candy). Bagaimana membedakannya? Tentu paling mudah adalah dengan melihat kanjinya, kalau dalam bacaan. Tapi dalam percakapan?
Dalam kalimat : “Amega futteiru 雨が降っている“ tentu artinya sedang turun hujan, bukan sedang turun permen…. (Maunya anak-anak sih memang ada hujan permen ya 😃) Atau : “Kono ame wa amakunai この飴が甘くない“ artinya permen ini tidak manis. Tidak mungkin artinya hujan ini tidak manis. Ini dikatakan sesuai bunmyaku 文脈 sesuai konteksnya. Meskipun tidak membaca kanjinya, kita tahu arti dari AME yang terdapat dalam kalimat.
Tapi kalau kalimat ini bagaimana? “Ame kudasai 飴?雨?をください” Minta AME, nah minta hujan atau minta permen nih?
Dalam bahasa Jepang, cukup banyak kata yang ucapannya sama tetapi kanjinya lain. Orang asing seperti kita akan sulit untuk memahaminya jika hanya disebutkan satu kata saja. Tapi sebetulnya jika kita mengetahui aksen dari kata tersebut, kita akan bisa mengetahui kata apa yang dimaksud.
Seperti kata AME itu, jika aksennya (penekanannya) disebutkan datar (sama antara A dan ME) A ME itu berarti hujan. Tetapi jika ME nya lebih rendah dari A maka itu berarti permen. (Maaf saya tidak bisa menambahkan tanda garis di atas huruf). Aksen itu bukan dialek atau logat ya. Aksen atau penekanan kata menjadi penting dalam bahasa Jepang karena menjadi pembeda arti. Yang pasti setiap guru bahasa Jepang atau penyiar radio/televisi harus menguasai aksen bahasa Jepang yang benar. Sewaktu menjadi penyiar radio, saya sering melihat partner saya orang Jepang membuka kamus aksen pengucapan bahasa Jepang untuk meyakinkan pengucapannya benar. Soalnya program radionya tentang percakapan bahasa Jepang 😊
Hari ini hujan turun terus-menerus. Memang wajar kalau musim hujan turun hujan, ya? Sudah pasti biar kita pasang cabai (dan celana dalam? Dulu saya ingat teman-teman mengatakan pasang cabe dan CD supaya tidak turun hujan 😃 ), tapi kalau memang musim hujan, ya tetap hujan. Panggil pawang Indonesia mungkin ampuh? Hmmm
Jepang mengenal TERUTERU BOZU てるてる坊主 sebagai penangkal hujan. Terbuat dari kertas atau kain putih yang dibundet menjadi bola untuk kepala, kemudian digantung di jendela. Biasanya anak-anak SD memasang di kelas atau di rumahnya, jika ingin supaya tidak hujan esok harinya karena ada undokai, atau karyawisata bersama. Teru-teru berarti terang atau cerah dan bozu itu dulunya dari boushi (houshi) 法師 yang berarti pendeta buddha kemudian berubah menjadi 坊主 yang berarti gundul (memang pendeta banyak yang gundul sih 😃) tapi juga bisa menjadi panggilan kesayangan untuk anak laki-laki. Si Teru-teru bozu itu laki-laki?
‘Boneka’ penangkal hujan ini mulai dipasang sejak pertengahan zaman Edo (Tokugawa), tetapi konon bermula dari Cina yang mempunyai kebiasaan untuk menggunting kertas atau kain menyerupai gadis Saochinyan/ Soseijo 掃晴娘. Dalam dongeng Cina, dulu ada seorang gadis yang memohon kepada Dewa Hujan supaya tidak menurunkan hujan. Dewa Hujan mengajukan syarat asalkan si gadis mau menjadi istrinya, maka hujan akan berhenti. Si gadis menyetujui dan hujan berhenti. Jadi kemudian orang-orang menggunting kertas menyerupai si gadis untuk menghalau hujan. Tapi katanya sekarang sudah tidak ada yang melakukan hal tersebut di Cina, malahan semua mengikuti cara Jepang dengan menggantung Teru-teru Bozu!
Oh ya waktu menggantung Teru-teru Bozu juga sebetulnya ada aturannya. Jangan menggambar muka di kepalanya. Muka hanya digambarkan setelah permohonan terkabul, alias tidak jadi hujan. Juga jangan sampai pasang terbalik dengan kepala di bawah, karena kalau kepala di bawah justru untuk memohon hujan turun 😃
Bagi yang mempunyai anak, mungkin tahu juga bahwa ada lagu untuk Teru-teru Bozu, ya. Seperti begini :
童謡『てるてる坊主』 作詞・浅原鏡村 作曲・中山晋平 1.てるてる坊主 てる坊主 あした天気にしておくれ Teru-teru bozu terubozu ashita tenki ni shiteokure いつかの夢の空のよに 晴れたら金の鈴あげよ Itsuka no yume no soranoyoni haretara kin no suzu ageyo 2.てるてる坊主 てる坊主 あした天気にしておくれTeru-teru bozu terubozu ashita tenki ni shiteokure わたしの願いを聞いたなら あまいお酒をたんと飲ましょ Watashi no negai wo kiitara amai osake wo tanto nomasho 3.てるてる坊主 てる坊主 あした天気にしておくれTeru-teru bozu terubozu ashita tenki ni shiteokure それでも曇って泣いてたら そなたの首をチョンと切るぞsoredemo kumotte naitetara sonatano kubiwo chon giruzo
Nah, kalau dilihat bait 1 dan 2 sih kalau teru-teru bozu kasih langit cerah akan diberikan lonceng emas atau sake. Tapi bait ke 3 yang agak sadis jika mengingat lagu ini adalah lagu anak-anak. Karena di bait ke 3 berisi ancaman, kalau tetap hujan saya akan potong leher kamu 😃 wuiiiih sadis ya hihihi.
Jadi, pasang apa untuk menghalau hujan? Atau ada kiat tersendiri menghadapi hari-hari hujan? Saya tidak pernah pasang teru-teru bozu tapi selalu ingat kartun Ikkyu san kalau lihat teru-teru bozu. Dan khusus pada hari hujan, saya biasanya pakai baju jreng warna merah! Supaya perasaan saya tidak terbawa menjadi sedih terbawa dengan cuaca.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2022/09/FB_IMG_1664187537629.jpg10801080https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2022-09-26 10:14:472023-03-30 05:28:00Hujan dan si Gundul