Horreeee sudah liburan Golden Week yang sering disingkat menjadi GW! Pasti banyak anggota WIBJ yang sedang berlibur, baik di dalam/luar negeri maupun di rumah saja.
Kita mulai GW dengan tanggal 29 April yaitu Hari Showa 昭和の日, kemudian tanggal 3 Mei adalah Hari Peringatan UUD憲法記念日, tanggal 4 Mei adalah hari Hijauみどりの日 dan 5 Mei Hari Anak こどもの日。
Saya sendiri masih sering salah menamakan libur tanggal 29 April dengan Hari Hijau. Karena sebetulnya tanggal 29 April ini disebut menjadi Hari Showa itu baru tahun 2007. Sebelum tahun 2007 namanya MIDORI no Hi atau Hari Hijau. Nah… bingung kan Membingungkan karena nama Midori no hi itu kemudian dipakai lagi sebagai pengganti nama “Hari Libur Warga 国民の休日” pada tanggal 4 Mei.
Nah, kenapa dari Hari Hijau berubah menjadi Hari Showa? Dan sebetulnya hari ini memperingati apa/siapa? Awalnya tanggal 29 April adalah hari ulang tahun Kaisar Hirohito sehingga sampai dengan Kaisar Hirohito meninggal tanggal 7 Januari 1989 disebut sebagai Hari Ulang Tahun Kaisar 天皇の誕生日. Setelah Kaisar meninggal dinamakan sebagai Hari Hijau, karena kaisar Hirohito suka pada ilmu Alam, dan meneliti tentang Marine Biology dan menemukan beberapa spesies Hydrozoa. Kita bisa mengunjungi Museum Memorial Kaisar Showa ini di taman Showa Kinen Koen di Tachikawa.
Saya yakin banyak teman yang mengenal nama Showa, yang diidentikkan dengan retro, nuansa masa lalu, yang memang merupakan jamannya kaisar Showa. Jaman ini memang penuh kenangan, baik perang maupun damai. Pertama kali masuknya televisi hitam putih, mesin cuci dan kulkas ke Jepang, pendirian Tokyo Tower dan Olimpiade Tokyo 1964. Tapi ada satu yang saya ingin kenalkan kepada teman-teman, barang “peninggalan Showa terakhir” yang dimiliki oleh anak saya.
Dia memang senang yang aneh-aneh, dan kebetulan 2 minggu yang lalu dia minta dibelikan pemoles logam. Rupanya dia mau membuat uang 10 yen koleksinya mengkilap. Jadi saya belikan cairan pemoles itu, hanya berpikir dia iseng saja. Baru kemudian setelah dia membawa koleksi koinnya ke sekolah dan memperlihatkan pada gurunya, dan menceritakan setelah pulang sekolah : “Mama, sensei juga belum pernah lihat!” baru saya ngeh…sadar. Rupanya dia bangga mempunyai uang 10 yen, 5 yen dan 1 yen keluaran tahun Showa 64 (1989) karena sebetulnya tahun Showa 64 ini hanya berlangsung 1 minggu! (Kaisar Showa mangkat tanggal 7 Januari). Ternyata 10 yennya anak saya bisa menjadi bahan tulisan hari ini untuk WIB-J. Dan mungkin teman-teman bisa perhatikan apakah dari uang 10 yen yang dipunya ada yang bertahunkan 昭和六十四年.
Sekalian lihat mungkin ada yang punya 10 yen tapi lingkaran luarnya berulir (disebut gizagiza 10 en). Karena harga koin gizagiza ini berkisar 50-100 yen loh
Apakah teman-teman ada yang suka koleksi koin? Almarhum ibu saya punya satu gentong bermacam koin dari luar negeri, tapi tidak bisa saya bawa ke Jepang karena berat!
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/05/showa.jpg18001800https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-29 18:04:002023-05-01 18:04:37Hari Hijau atau Hari Showa
Hari ini tanggal 23 April merupakan World Book (and copyright) Day, Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. Bahasa Jepangnya 世界図書・著作権デー sekai tosho chosakuken day. Kok bukan hon? Sebetulnya kata BUKU atau Book itu dalam Bahasa Jepang bisa disebut sebagai HON 本 ini yang umum diketahui semua orang. Lalu ada istilah 図書 Tosho , yang sering dipakai dengan gabungan kata lain seperti Toshokan 図書館 (perpustakaan) toshoshitsu 図書室 (perpustakaan tapi bukan gedung, hanya ruangan saja)dan Toshokado 図書カード (book gift card).
Istilah Shoseki 書籍 sering dipakai sebagai pengganti Tosho, karena Tosho umumnya sudah lebih diketahui sebagai kesatuan Toshokan. Karena itu jika mengatakan “Pengiriman Buku” lebih dipakai shoseki yuso 書籍郵送 bukan tosho yuso 図書郵送 atau waktu mengetik kata kunci “Pencarian Buku” tidak menuliskan Tosho kensaku 図書検索 tapi Shoseki kensaku 書籍検索, karena nanti yang keluar banyak adalah daftar Perpustakaan bukan buku. Dan yang terakhir adalah shomotsu 書物 sebuah istilah yang baku dan jarang dipakai dalam percakapan biasa. Misalnya dalam dokumen “Sejarah buku” maka dituliskan Shomotsu no rekishi 書物の歴史.
Jadi 4 istilah ini 本、図書、書籍 dan 書物 kalau diterjemahkan ya menjadi BUKU saja, tapi orang Jepang membedakan masing-masing dalam pemakaiannya. (Ribet ya )
Saya ingin memperkenalkan jenis buku di Jepang yang disebut sebagai bunkobon 文庫本. Semua bunkobon berukuran sama yaitu A6, 105mm×148mm. Dipelopori oleh penerbit Iwanami Bunko, bagian dari sebuah penerbit Iwanami Shoten, termasuk penerbit lama di Jepang (berdiri th 1913). Iwanami Bunko menerbitkan buku-buku dengan ukuran sama A6 ini untuk mempopulerkan buku klasik yang pernah diterbitkan dengan harga murah kepada masyarakat umum pada tahun 1927. Tapi sesudah perang (1945) beberapa penerbit juga meramaikan penerbitan bunkobon ini. Buku bunkobon ini bisa disebut sama dengan paperback dalam bahasa Inggris (ukurannya sedikit lain), tapi bunkobon ini mempunyai cover pelindung tambahan yang tidak terdapat dalam paperback di negara lain.
Ada satu kebiasaan dalam penerbitan buku di Jepang yaitu “ban buku” hon no obi 本の帯 (obi sebenarnya artinya ikat pinggang – stagen yang dipasang di pinggang), yang dipasang diatas cover pelindung buku. Dalam obi ini dituliskan pesan sponsor, kata-kata memikat untuk memilih buku itu. Atau bisa juga berupa promosi dari film yang berkaitan dengan buku tersebut (seperti pamflet/flyer kecil). Atau obi tersebut bisa diberi warna, sesuai dengan kategori bukunya. Misalnya warna kuning adalah kategori sastra Jepang kuno, warna biru kategori science/pemikiran, warna hijau sastra Jepang, warna pink sastra luar negeri, dan warna putih social science. Bagi saya, obi ini sangat mengganggu waktu membaca, sehingga biasanya saya buang…. Dan dimarahi oleh suami saya. Katanya kalau nanti buku itu mau dijual dan tidak ada obinya, harganya bisa jatuh (lebih murah). Padahal… ntah kapan juga mau jualnya hehehe.
Kalau di Jepang ada obi, di Indonesia saya perhatikan sekarang ada kebiasaan menyelipkan shiori しおり pembatas buku yang senada dengan cover bukunya. Kalau di Jepang memang tidak ada shiori, tapi di beberapa buku ada pita pembatas.
Keberadaan bunkobon ini juga yang membuat rak buku di Jepang bisa terlihat teratur. Besarnya sama, dan bisa dibuat lemari khusus yang kedalamannya tidak perlu terlalu dalam (16 cm). Juga jarak antara papan juga sudah pasti. Tentu saja kalau semua bukunya bunkobon.
Selain bunkobon, masih ada ukuran-ukuran lain yang lebih besar yaitu TANKOBON 単行本. Tankobon ini biasanya lebih besar dan lebih beragam ukurannya. Sesuai dengan Namanya, Tankobon itu diterbitkan satu-satu, tidak berseri/berjilid-jilid. Jadi kalau pergi ke toko buku dan melihat ke pojok “Buku baru”, itulah tankobon. Tentu saja karena baru, harganya tidak semurah bunkobon, tapi karena “fresh from the oven” tentu kita dapat membacanya pada waktu baru diterbitkan atau waktu sedang populer-populernya.
Sebagai penutup, saya baru tahu bahwa ternyata menurut Unesco (1964), yang dinamakan buku itu harus berjumlah 49 halaman lebih (isinya). Kalau hanya 5 halaman sampai 49 halaman itu disebut dengan buklet.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/hon.jpg10801080https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-23 14:18:262023-04-23 14:18:28Buku – HON
Kita semua pasti sering mendengar pertanyaan, apa sih yang mempengaruhi kepribadian seseorang? Apakah pengaruh genetik atau lingkungan? Sampai sekarang topik ini masih jadi bahan diskusi yang tidak ada jawaban pastinya. Di sini saya berbagi cerita tentang bagaimana kepribadian atau perilaku seseorang bisa tertulis di dalam material genetik tubuhnya.
Manusia punya 23 pasang kromosom. 22 Pasang kromosom disebut autosomes, dan pasangan terakhir kromosom ke-23 disebut sex kromosom yang menentukan jenis kelamin seseorang. Oh ya, penemu yang pertama kali menyatakan kalau manusia itu “hanya” punya 23 pasang kromosom berasal dari Indonesia lho. Namanya Joe-Hin Tjio. Sebelumnya manusia disangka punya 24 pasang kromosom seperti halnya simpanse, gorilla, dan orang utan. Sampai dikatakan ada group ilmuwan yang terpaksa membatalkan hasil risetnya karena hanya menemukan 23 kromosom di sel hati manusia. “It was not, until 1955, when an Indonesian named Joe-Hin Tjio travelled from Spain to Sweden to work with Albert Levan, that the truth dawned.”
Dikatakan di keluarga kera ada dua buah kromosom yang berfusi/bergabung menjadi satu; dan diduga kalau kromosom nomor 2 di manusia merupakan gabungan dari kedua kromosom kera tersebut. Ini yang menyebabkan kromosom manusia hanya 23 pasang, sedangkan keluarga kera 24. Selain kromosom nomor 2 tersebut, perbedaan nyata antara kromosom pada manusia dan keluarga kera sedikit sekali; sehingga secara genetik kita ternyata memang sepupuan dengan simpanse 🙂
Lalu apa hubungan kromosom dengan kepribadian seseorang?
Di kromosom nomor 11, ada gen yang menghasilkan protein sebagai reseptor senyawa kimia yang disebut “Dopamine”. Dopamine ini merupakan ‘neurotransmitter’ yang bekerja khusus pada sel sel otak, termasuk mengatur aliran darah ke otak. Kekurangan dopamine di otak ternyata bisa menyebabkan kepribadian seseorang menjadi dingin, sulit mengambil keputusan, mudah depresi, kehilangan motivasi, gelisah, dan merasa hidup membosankan. Rendahnya kadar dopamine juga dikaitkan dengan kasus ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) pada anak-anak. Pada kasus yang ekstrim, rendahnya kadar dopamine di otak bisa menyebabkan seseorang kesulitan mengatur gerakan tubuhnya sendiri. Ini yang kita kenal sebagai Parkinson’s disease. Banyak studi yang menunjukkan jika gejala Parkinson timbul pada pasien yang kehilangan 80% atau lebih sel yang memproduksi dopamine di substantia nigra otak.
Sebaliknya, kadar dopamine yang tinggi cenderung membuat seseorang extrovert, lebih aktif berbicara, kreatif, berani mencoba hal hal baru, energik. They are the explorers and the risk takers. Bila kadar dopamine terlalu berlebihan, dikatakan bisa menjadi perantara timbulnya gejala schizophrenia seperti halusinasi atau delusi. – Dopamine is perhaps the brain’s motivation chemical -.
Selain dopamine, ada juga senyawa kimia lain yang dikenal dengan nama “Serotonin”. Gen pengatur senyawa ini ada di kromosom nomor 17. Dari penelitian, diduga individu dengan kadar serotonin yang tinggi cenderung lebih sosial, lebih mudah bekerja sama dengan orang lain, suka kebersihan, kalem dan hati hati dalam bertindak. Mereka lebih mudah menerima dan menyesuaikan diri dengan normal sosial di lingkungan tempat tinggal. Mungkin orang Jepang banyak yang memang memilki kadar serotonin yang tinggi ya sehingga cenderung semua penduduknya bisa ikut aturan dan norma sosial yang berlaku 🙂
Sebaliknya, kadar serotonin yang terlalu rendah cenderung membuat seseorang lebih mudah depresi, sedih, punya pikiran buruk, bisa bertindak nekat, tanpa pikir panjang. Dikatakan kalau kadar serotonin yang rendah sering ditemukan pada individu yang terlibat tindak kriminal atau berniat melakukan bunuh diri. Suicide linked to low serotonin. Keseimbangan kadar serotonin dalam otak ini juga sudah lama jadi obyek penelitian untuk kasus gangguan kecemasan seperti OCD (obsessive-compulsive disorder), salah satu bentuk masalah mental dimana penderitanya memiliki dorongan untuk melakukan tindakan tertentu berulang kali.
Serotonin juga dikenal sebagai hormon yang bisa membuat seseorang merasa bahagia, senang, membuat perasaan atau mood lebih stabil. Serotonin sering disebut sebagai “the feel-good hormone”, “happy hormone”. Nah ini juga ternyata ada hubungannya sama musim dingin lho. Siapa hayo yang kalau musim dingin, bawaannya pengen tidur dan nyemil terus?
Penjelasannya kira-kira begini, di musim dingin hari cepat jadi gelap dan ini menginduksi otak mengeluarkan hormone melatonin. Hormon yang bikin ngantuk. Melatonin ini ternyata dibuat dari serotonin, sehingga berakibat kadar serotonin dalam otak jadi rendah. Nah, cara tercepat meningkatkan kembali kadar serotonin dengan mengirimkan otak zat yang namanya “Tryptophan” karena serotonin dibuat dari tryptophan. Lalu bagaimana mengirim tryptophan secepatnya ke dalam otak? Dengan cara sekresi insulin dari pankreas. Dan bagaimana cara tercepat membuat sekresi insulin? Tentu dengan makan karbohidrat.
Stress, gelisah, cemas yang berkepanjangan juga bisa menyebabkan rendahnya kadar serotonin. Pasti sering dengar orang cerita kalau lagi stress bawaannya mau nyemil terus ya. Ini sebenarnya usaha tubuh untuk menaikkan kadar serotonin- It helps to cheer ourselves up by raising our brain serotonin.
Kepribadian seseorang memang dipengaruhi banyak faktor ya. Baik faktor eksternal maupun internal seperti senyawa kimia yang bekerja dalam otak. Secara genetik memang ada faktor-faktor internal yang menentukan kepribadian seseorang. Kombinasi dengan faktor lingkungan yang positif, pendidikan yang baik, ataupun penanganan psikologi yang baik diharapkan dapat membentuk kepribadian seseorang yang positif.
Punya teman-teman, aktivitas yang menyenangkan tentu juga bisa membantu mengurangi beban stress atau kecemasan. Banyak studi yang mengatakan kalau tertawa, mendengarkan musik, dsb bisa membantu meningkatkan pelepasan hormon dopamine dan serotonin. Jadi mari kita banyak tertawa dan memilih lingkungan sosial di sekitar yang baik.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/dna-adn-deoxyribonucleic-acid-1500076.jpg8401280https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-13 12:03:362023-04-14 23:28:01Genetics and Personality
Dalam bahasa Jepang buku teks/pelajaran disebut KYOKASHO 教科書. Tanggal 10 April merupakan hari peringatan Textbook atau Buku Pelajaran di Jepang
Sebetulnya peringatan Hari Buku Pelajaran (untuk SD-SMP-SMA) ini baru ditentukan tahun 2010, dan dipilih tanggal 10 April hanya karena penulisan penanggalan Jepang 4/10 dibaca Yoi Tosho (Buku yang bagus).
Karena penasaran saya mencari informasi mengenai Buku Pelajaran di Jepang. Memang saya tahu bahwa buku pelajaran kyokasho di Jepang itu gratis, dibayar dengan pajak masyarakat. Kyokasho gratis ini dimulai sejak tahun 1963.
Setiap awal tahun pelajaran yang dimulai bulan April, murid mendapatkan satu set buku pelajaran sesuai dengan mata pelajaran. Kalau di buku-buku cetak yang dijual, biasanya di bagian belakang akan tertulis harga berapa Yen. Tapi di buku pelajaran tidak ada harga, kalaupun ada tertulis nol. Nah, pernah kejadian anak saya menghilangkan buku pelajarannya, saat itu saya memberitahukan kepada gurunya dan gurunya akan memberitahukan bisa membeli di mana. Karena tidak semua toko buku menjual buku pelajaran tersebut. Tetapi meskipun harus bayar, rata-rata harga kyokasho itu hanya 407 yen.
Di seluruh negeri Jepang hanya ada 2935 toko buku yang menyediakan buku pelajaran, dan ada 53 perusahaan yang menyediakan buku pelajaran. Tidak sembarang perusahaan bisa menerbitkan buku pelajaran. Butuh waktu 4 tahun untuk sampai bisa menerbitkan buku. Dua tahun untuk penulisan dan editing, 1 tahun untuk penilaian dari kementrian pendidikan dan 1 tahun untuk pencetakan dan pendistribusian. Tapi kyokasho juga direvisi setiap 4 tahun. Setiap ada revisi biasanya halaman buku akan bertambah. Semakin berat, sehingga ada keluhan juga bahwa beban anak-anak (tas ransel) semakin lama semakin berat.
Kemudian, tidak semua sekolah memakai satu kyokasho dari satu perusahaan. Komite sekolah di daerah dan kepala sekolah yang menentukan sekolahnya memakai kyokasho perusahaan A, misalnya. Apakah khawatir isinya lain? Tidak mungkin lain, karena sudah ada panduan dari kementrian yang harus ditaati dalam penulisan. Komposisi atau layout bisa lain sedikit tapi isi dan tujuannya sama. Ini saya ketahui juga waktu anak saya pindah sekolah pertengahan kelas 5. Buku yang dipakai di kelas 5 di Tokyo, lain dengan yang dipakai di Saitama.
Lalu buat apa ada hari peringatan kyokasho? Hari peringatan ini dirayakan dengan perlombaan membuat poster, mengingatkan warga bahwa kyokasho itu penting. Dari kyokasho-lah seorang anak mendapatkan ilmunya. Apalagi kyokasho itu dibuat dengan pajak masyarakat, jadi perlu dihargai. Ada pula maskot dari kyokasho yang dinamakan shiru-shiru (shiru artinya mengetahui).
Tanggal 9 April adalah Hari Pameran Seni atau bahasa Jepangnya Bijutsuten no hi. Ternyata padai tanggal 9 April pada tahun 1667 untuk pertama kalinya diadakan pameran seni untuk umum di Paris, tepatnya di Palais-Royal. Tetapi pada kenyataannya, sedikit sekali yang datang berkunjung, meskipun setelah itu diadakan setiap dua tahun sekali. Masa itu memang penikmat seni hanya bangsawan dan orang kaya saja.
Saya jadi tergelitik untuk mengetahui berapa banyak sih museum seni di Jepang? Dan seberapa populernya di kalangan warga Jepang?
Menurut jumlah dari Art Museum di dunia, kota yang terbanyak mempunyai museum adalah Paris dengan 297 museum, Moskwa 261, Los Angeles 210, Seoul 201, London 192, Tokyo di urutan ke 6 dengan 173 museum.
Namun saya juga menemukan bahwa katanya di Jepang, prefektur yang paling banyak mempunyai museum adalah Nagano, lo, bukan Tokyo! Kok bisa? 345 museum katanya! Ternyata ini adalah jumlah museum secara keseluruhan jadi termasuk Science Museum, Historical Museum, Art Museum, dan Open Air Museum. Tetapi diketahui bahwa untuk Art Museum di Jepang sejumlah 1.064 dan 10% nya berada di Nagano. Tetap Nagano yang terbanyak!
Memang belum ada data terbaru, namun dari hasil perhitungan, dikatakan bahwa 1 dari 4 orang Jepang pergi ke Art museum paling sedikit setahun sekali. Setiap kali ada pameran lukisan dari pelukis terkenal di dunia, Art Museum pasti penuh terus. Di masa pandemi pengunjung museum harus mendaftar dulu sebelum datang, namun sekarang perlahan sudah bisa langsung pergi asal menjaga protokol kesehatan.
Saya sendiri mulai berkenalan dengan Art museum di Jepang sejak tahun 1994, dan sekarang sedapat mungkin meluangkan waktu untuk melihat pameran pelukis terkenal dunia.
Pameran
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/art-day.jpg843843https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-09 22:16:252023-04-09 22:17:39Pameran Seni
Sejak April 2022 kemarin, secara resmi infertility treatment mulai ditanggung oleh asuransi kesehatan di Jepang layaknya penyakit yang lainnya, yaitu 70% biaya ditanggung asuransi kesehatan dan 30% biaya ditanggung oleh pasien.
Dalam tulisan ini saya ingin sedikit mengenalkan tentang bagaimana, batasan-batasan dan apa saja yang akan dicover oleh asuransi kesehatan ini.
Menurut saya, bagi yang tinggal di Jepang, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk mulai periksa dan juga melanjutkan prosesnya apabila dirasa dibutuhkan, karena kalau dibandingkan dengan di Indonesia bisa saja di Jepang biayanya lebih murah dan akses terhadap kualitas pelayanan medis dengan kualitas bagus lumayan mudah.
Dari yang saya pahami, ketika memulai infertility treatment ini, pada awalnya kita dan pasangan perlu menjalani berbagai macam pemeriksaan lengkap seputar alat reproduksi. Dari riwayat kesehatan kita dan juga hasil pemeriksaan tersebut, bersama dengan dokter akan diputuskan tindakan macam apa yang dibutuhkan. Dari yang paling sedikit campur tangan medis, タイミング法 (timed intercoruse), 人工授精 (IUI) sampai 体外受精(IVF) dan 顕微授精(ICSI). Tentunya sesuai kondisi bisa juga ditambah dengan obat-obat dan juga suntikan yang akan membantu mempertinggi kemungkinan untuk bisa hamil.
Secara umum bisa dibilang hampir semua biaya tindakan yang saya sebutkan di atas ditanggung oleh asuransi kesehatan 70%. Tetapi ada pengecualian untuk tindakan medis yang berupa option dan juga untuk advanced medical treatment yang tidak dicover asuransi. Untuk ini, biasanya pihak rumah sakit akan memberitahukan sebelumnya, mana yang bisa ditanggung asuransi dan tidak, serta pilihan-pilihan yang tersedia, jadi tidak usah khawatir.
Selain itu, hal penting yang harus kita ketahui adalah mengenai batasan umur dan juga jumlah berapa kali tindakan yang bisa ditanggung asuransi untuk IVF & ICSI.
Proses IVF & ICSI akan dicover oleh asuransi kesehatan apabila umur wanita ketika memulai program ini belum mencapai 43 tahun.
Apabila umur wanita ketika memulai program infertility treatment belum mencapai 40 tahun, untuk program satu anak, maksimal 6 kali akan ditanggung oleh asuransi kesehatan. Menghitungnya dari jumlah 胚移植 transfer embiro yang dilakukan, bukan dari jumlah 採卵術 operasi pengambilan sel telur.
Apabila umur wanita ketika memulai program ini antara 40-43 tahun, jumlah tindakan yang akan dicover asuransi untuk program satu anak maksimal 3 kali.
Sebagai gambaran biaya, tentunya bisa berbeda-beda tergantung rumah sakit, untuk 人工授精 IUI, sekali tindakan kira-kira biayanya sekitar 20,000 yen. Setelah ditanggung asuransi kesehatan, pasien hanya perlu membayar sekitar 6,000 yen saja. Untuk IVF sendiri, biaya sangat bervariasi tergantung rumah sakitnya juga, perkiraan kasar bisa sekitar 500,000 yen, dan bila ditanggung asuransi kesehatan, pasien perlu membayar tidak sampai 200,000 yen.
Sedikit tulisan di atas semoga bisa menjadi referensi, terutama untuk teman-teman yang sedang galau untuk memulai program infertility treatment. Satu hal yang penting sekali, semakin cepat akan semakin baik karena untuk organ reproduksi wanita ini, seperti berpacu dengan usia ya, dimana secara umum kemungkinan hamil akan lebih besar apabila umur wanitanya lebih muda.
Saya juga mau berbagi website dengan daftar kosa kata seputar infertility treatment dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris. https://www.tenderlovingcare.jp/word
Silakan apabila ada teman-teman yang ingin mengoreksi, berbagi pengalaman atau informasi apapun seputar infertility treatment di Jepang tuliskan di komentar di bawah ya.^^
Semoga bermanfaat.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/Sekilas-Mengenai-3.png788940https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-08 15:13:092023-04-08 15:13:12Sekilas Mengenai Infertility Treatment dan Asuransi Kesehatan di Jepang
Sebelum saya menjelaskan mengenai Hanamatsuri, saya jelaskan dulu mengenai Waisak, ya.
Waisak adalah hari besar agama Buddha, yang sering kita ketahui sebagai hari lahirnya Buddha, atau Sidharta Gautama. (Dalam ajaran agama Buddha sebetulnya ada 3 hal penting yang dirayakan pada waktu Waisak yaitu kelahiran Buddha, pencapaian penerangan agung sehingga disebut sebagai Buddha dan wafatnya Buddha).
Buddha dalam bahasa Jepang disebut oshakasama お釈迦様 おしゃかしゃま。Agamanya sendiri disebutBukkyou仏教 ぶっきょう。Waisak itu berasal dari kata Vesak dari bahasa Sanksekerta. Kalau di Indonesia, biasanya Waisak dirayakan dengan melepaskan lampion sementara umat Buddha akan pergi ke kuil, bertapa untuk merenungkan ajaran Sang Buddha dan berbagi makanan. Kita semua tahu bahwa banyak umat Buddha dari dalam negeri maupun luar negeri biasanya berkumpul di Candi Borobudur.
Nah, yang menjadi pertanyaan, apakah Jepang yang juga menganut agama Buddha tidak merayakan Waisak? Ternyata umat Buddha di Jepang juga merayakan kelahiran Buddha ini dengan nama Hana matsuri 花まつり. Dan tanggalnya sudah pasti yaitu tanggal 8 April, tidak seperti di Indonesia yang berubah-ubah setiap tahun. Bagaimana umat Buddha di Jepang merayakan Hana matsuri?
Tentu di Jepang tidak libur. Perayaan dipusatkan di kuil-kuil terutama di Kyoto dan Nara. Perayaan Hanamatsuri ini konon pertama kali dirayakan di Asuka dera 飛鳥寺di Nara tahun 606. Rupanya mereka membuat seperti kolam kecil dengan patung Buddha kecil di tengahnya, dan dihias dengan bunga-bunga. Umat yang datang menyiramkan air amacha 甘茶 sejenis teh yang terbuat dari ajisai (hydrangea) dari kolam kecil itu ke atas patung Buddha, seakan-akan memandikan bayi. Nah saya pernah melihat seperti kolam kecil ini di depan sebuat supermarket dekat rumah dulu. Saya heran tadinya, lalu membaca keterangan di sampingnya. Rupanya ini Hanamatsuri (dan memang hari itu tanggal 8 April). Timely sekali ya. Daaan, tentu saja, kebiasaan orang Jepang, sering sekali menaruh (melemparkan uang koin) ke air yang tergenang .
Dalam agama Buddha, ada satu kata yang masih sulit saya mengerti, yaitu hotokesama 仏様 ほとけさま。Dalam pengertian saya Hotokesama itu = Buddha. Tapi coba pergi ke pemakaman. Semua orang akan menyebut orang yang sudah meninggal itu dengan hotokesama. Jadi hotokesama juga = arwah leluhur.
Ada baiknya juga teman-teman mengingat tiga hal ini :
1. Buddha disebut dengan oshakasama
2. Hanamatsuri itu bukan seperti festival bunga sakura, tapi peringatan kelahiran Buddha dan
3. Arwah orang meninggal disebut dengan hotokesama.
Mempelajari agama memang sulit, tetapi ada baiknya kita mengetahui agama orang lain, karena agama pun bagian dari budaya.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/waisak.jpg10801080https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-08 05:54:002023-04-03 18:12:34Hanamatsuri or Waisak
Katanya 4月6日 itu bisa dibaca YO MU (baca), sehingga asosiasi surat kabar Jepang menetapkan hari ini sebagai hari membaca surat kabar. Apakah teman-teman masih membaca surat kabar? Apakah masih ada yang berlangganan surat kabar kertas?
Surat kabar pertama yang saya baca begitu mengenal huruf adalah Kompas dan Sinar Harapan. Saya ingat sekali suatu kejadian dengan surat kabar, waktu membaca ‘Pemerkosa ditangkap’ dan karena masih usia SD awal, saya tanya kepada ibu saya, “Ma, pemerkosa itu apa?”… dan ibu saya tidak bisa jawab. Tentu saya cari di kamus dong, dan menemukan ‘orang yang memaksa’…. Ooooh begitu (kenapa mama tidak tahu artinya ya? hihihi)
Saya masih membaca surat kabar online, tapi keluarga kami masih berlangganan surat kabar kertas juga. Kadang saya membuka juga surat kabar itu, dan kalau menemukan judul artikel yang menarik, langsung baca atau foto dan simpan.
Isi surat kabar hari ini? Penulis skenario Oshin, Hashida Sugako meninggal.(6 April 2021)
Memang surat kabar adalah konsumsi manusia dewasa. Di Indonesia, rasanya aneh juga jika ada anak-anak yang hobinya membaca surat kabar, atau menonton dunia dalam berita. Padahal di Jepang, banyak ujian masuk sekolah SMP/SMA ternama yang mengambil bahan dari surat kabar. Karena itu murid-murid yang akan juken 受験(mengikuti ujian masuk) wajib rajin membaca surat kabar dan berita TV.
Surat kabar juga merupakan “ujian bahasa” karena untuk membaca surat kabar bahasa Jepang, Anda harus tahu banyak kanji. Tidak cukup hanya kanji yang diujikan di JLPT level 4 atau 3. Di surat kabar umum, hanya kanji yang amat jarang dipakai saja yang memakai furigana (tulisan keterangan cara baca dalan hiragana) .Jadi untuk bisa mengerti satu artikel dalam surat kabar diperlukan pengetahuan kanji yang tinggi.
Sejak anak sulung saya masuk SD, kami merasa perlu berlangganan surat kabar. Apalagi ada sebuah “Surat Kabar Khusus Murid SD” dari penerbit surat kabar Asahi.
Surat kabar khusus murid SD itu besarnya persis surat kabar biasa, dengan 8 halaman (2 lembar A0 — eh bener ngga ya ukuran A0— setahuku A1 dilipat empat jadi A4 jadi mustinya bener hihihi). Yang pasti membedakan dengan surat kabar biasa yaitu setiap tulisan kanji ada tulisan hiragananya di sebelahnya. Topiknya juga terpilih, topik-topik yang menambah pengetahuan umum. Juga terdapat cerita komik dengan tokoh Ninja Rantarou. Satu lagi, ada kuis dari doraemon, yang jawabannya bisa dilihat di halaman belakang. Ini sangat menarik untuk saya, bukan untuk anak saya 😀
NB: Penjelasan sedikit mengenai huruf Jepang. Huruf Jepang ada 3 macam, yaitu hiragana, katakana dan kanji. Hiragana dan katakana ini layaknya alfabet dalam tulisan kita. Aiueonya, tapi hiragana biasanya dipakai untuk umum dan katakana untuk nama atau kata-kata yang berasal dari bahasa asing. Kanji (karakter Cina) sendiri jumlahnya amat banyak. Satu kanji mewakili satu arti, dan perpaduan 2 kanji untuk arti yang lain. Jumlah kanji yang harus dikuasai murid SD sampai lulus kelas 6 sejumlah 1006 huruf.
Hari ini tanggal 4 April adalah hari ANPAN, yaitu roti yang berisi an 餡, selai yang terbuat dari kacang merah Azuki. Roti ini pertama kali dibuat tanggal 4 April tahun 1875 oleh perusahaan roti Kimuraya, dan disajikan pada Kaisar Meiji. Roti ini merupakan roti khas Jepang, yang mengambil contoh dari Manju 饅頭, kue tradisional Jepang seperti bakpau isi kacang hijau tapi kecil ukurannya. Dengan modifikasi roti berisi an atau selai kacang merah ini, Anpan dapat diterima masyarakat jepang. Selain berisi selai kacang merah, ada yang berisi selai wijen, ogura, selai kacang merah diberi keringan bunga sakura, rasa melon dan lain-lain. Pokoknya semua rasa yang cocok di mulut orang Jepang dicoba menjadi isi roti.
Dan saya terkagum-kagum bahwa ternyata roti An, atau Anpan ini bisa menjadi sumber ide bagi penciptaan karakter ANPANMAN. Memang orang Jepang pintar menciptakan karakter-karakter dari sesuatu yang ada di keseharian kita. Saya tidak tahu apakah komik Anpanman ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia atau belum, tapi mari kita lihat tokoh-tokoh dalam cerita Anpanman ini.
Anpanman – Karepanman – Shokupanman
Tokoh utama tentu saja si Anpanman アンパンマン”Manusia Anpan” yang bermuka tembem dengan dua pipi merah, berkostum merah kuning dan memakai mantel untuk terbang berwarna coklat. Dia adalah si pembela kebenaran, Seigi no mikata, ciptaan Paman Selai (Jam Ojisan). Jam Ojisan ini membuat roti di pabrik rotinya dibantu oleh Batako san (asal kata =Butter) dan mempunyai anjing bernama Chizu (asal kata = Cheese).
Anpanman selalu menolong siapapun yang kesusahan dan terutama kesusahan itu diakibatkan kelakuan buruk Baikinman (asal kata = Baikin = bakteri yang merusak). Terkadang pula akibat keusilan Dokinchan (Bakteri perempuan yang menyukai Shokupanman, shokupan adalah roti tawar). Teman-teman Anpanman di antaranya adalah Karepanman (roti kare),Meronbannachan (roti Melon), Rorubanna (roll bread), Kurimubanda (roti krim).
Karakter Anpanman ciptaan Yanase Takashi ini pertama kali muncul tahun 1969. Tapi baru tahun 1975, muncul sebagai cerita bergambar (picture book) berseri dengan judul “Soreike Anpanman”. Karakter ini cepat merebut hati anak-anak seluruh Jepang, sehingga dijadikan film dan anime. Karena karakter yang muncul dalam cerita ini amat beragam (dan kebanyakan berhubungan dengan makanan) maka sampai dengan tahun 2009 saja, dari seluruh cerita yang terbit karakternya sudah berjumlah lebih dari 1500 karakter (bahkan sampai 2000 jenis jika perubahan transfom juga dihitung) . Katanya sampai si penciptanya sudah lupa jumlah sebenarnya berapa …hehehe. Dan setiap tanggal 6 Februari, hari ulang tahun si pencipta Yanase Takashi( 6 Februari 1919 – 13 Oktober 2013), diperingati juga sebagai hari ulang tahun Anpanman.
Hebat ya roti sebagai sumber ide… Kalau saya sih roti memang sebagai sumber ide untuk …MAKAN hehhehe. Padahal bagi Jepang, roti juga merupakan kebudayaan serapan dari luar negeri, sama juga halnya dengan Indonesia. Tapi kenapa orang Indonesia kurang ide untuk menciptakan karakter dari sekeliling kita ya? Kalau di Jepang ada Anpanman, mungkin di Indonesia bisa ada Roti Bakso, Roti Abon, Roti Coklat, Roti Sarikaya atau Roti Gambang yang katanya khas Indonesia ? (Roti Bagelen tuh asli Indonesia ngga ya?)
Atau bisa saja dari kue-kue jajanan pasar kan? Semisal Kue Ku, Kelepon, Cenil dll … Uuuh jadi lapar deh…
Kamu suka roti isi apa?
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/anpan.jpg10801080https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-04 08:02:202023-04-02 12:37:18Hari Anpan yang manis
Hari ini tanggal 3 April (4-3 dibaca YO-MI) merupakan hari khusus untuk “Yomikikase”.
読み聞かせ, dari kanjinya kita tahu 読み (yomi) adalah membaca, dan 聞かせ (kikaseru) itu memperdengarkan. Istilahnya dalam bahasa Inggris adalah read aloud, dan bahasa Indonesianya? Hmmm tidak selalu mendongeng, karena mendongeng biasanya cerita buatan penutur yang kadang pakai buku, atau tidak pakai buku. Bukan pula berdeklamasi karena bukan membaca puisi/sajak. Jadi, saya pakai saja Yomikikase, membaca buku dengan bersuara (tidak perlu keras-keras juga kan? hehehe).
Selain yomikikase, sebetulnya ada beberapa istilah lagi yang perlu diketahui, yaitu ONDOKU 音読 dan RODOKU 朗読. Bagi yang mempunyai anak SD pasti sudah tahu Ondoku itu apa. Membaca dengan suara keras, tapi yang membaca anaknya, bukan ibunya. Yomikase yang membaca ibunya (atau orang dewasa lain). Sedangkan rodoku biasanya memang terlatih membaca untuk umum. Sayangnya tidak bisa saya terjemahkan menjadi dalang, karena mereka tidak mengubah suaranya sesuai dengan karakter yang ada dalam bukunya. Jadi biasanya saya terjemahkan rodoku = pembacaan, dan rodokusha menjadi pembaca. Memang akhirnya rancu dengan 読書 どくしょ dokusho (baca buku) dan 読者 どくしゃdokusha (pembaca buku).
Saya pernah membuat presentasi singkat tentang Yomikase, dan yang berminat silakan menuliskan pada komentar.
Apakah teman-teman pernah atau masih sering membacakan buku (cerita) kepada anak-anak?