Gyoza dan Mapo Tofu

Halo teman-teman apa kabar? 

Tidak terasa kita sudah memasuki penghujung tahun. Biasanya di akhir tahun kesibukan meningkat dan banyak target yang harus diselesaikan sebelum libur akhir tahun.

Jadi kali ini saya ingin mengajak teman-teman mencoba menu yang mudah dan sudah tidak asing lagi, yaitu Gyoza (餃子) dan Mapo-tofu (麻婆豆腐).

Sebenarnya saya maju mundur nih mau berbagi resep ini karena saya tahu teman-teman pasti sudah punya resep andalan masing-masing, tapi kalau penasaran silakan coba resep ini. Ini salah satu resep yang saya pelajari waktu training mengajar di sekolah masak dulu. 

Sedikit informasi mengenai gyoza (餃子).

Gyoza atau tepatnya 焼き餃子 (Yaki Gyoza/gyoza panggang) adalah makanan Cina khas Jepang dan sangat populer di Jepang.

Sebenarnya kalau di Cina, yaki-gyoza ini adalah makanan sisa setelah membuat 水餃子 (alias pangsit kuah), jadi kalau ke Cina jarang bisa menjumpai gyoza ini di restoran kata dosen bahasa dan budaya Cina saya waktu kuliah dulu. 

Pada umumnya, daging isian gyoza ini menggunakan minced pork

Nah, untuk teman-teman yang muslim, karena ngga bisa pakai daging babi, lebih enak diganti daging ayam cincang bagian paha yang agak berlemak daripada daging sapi. 

Kalau daging sapi jadinya agak keras (kurang juicy). Oh ya.. lebih enak kalau si sawi putihnya banyak karena si gyoza jadi lebih juicy.

Gyoza (餃子)

Bahan:

  1. Daging ayam cincang 300 gram
  2. Udang cincang 100 gram
  3. Sawi putih 6-7 lembar
  4. Daun kucai/nira 1/2 ikat
  5. Daun bawang 1 batang (kalau naganegi), 1 ikat (kalau wakegi)
  6. Jamur shiitake kering 10 g (rendam sampai empuk dan cincang) atau jamur shiitake segar 4 buah
  7. Telur 1 butir (kocok)
  8. Bawang putih 2 siung (haluskan)
  9. Jahe 1 cm (parut)
  10. Saus tiram 2 sdm
  11. Garam, merica, kaldu bubuk secukupnya
  12. Tepung kanji/katakuriko 1 sdm
  13. Minyak wijen 1 sdt
  14. Kulit gyoza 50 lembar
  15. Minyak goreng 2 sdm (per satu wajan diameter 25cm)
  16. air setengah gelas (100 cc)
  17. Minyak wijen 1 sdt

Cara Membuat:

  1. Cincang sawi putih, taburi garam, diamkan 10 menit dan peras sampai keluar airnya.
  2. Cincang daun bawang, nira, shiitake.
  3. Di mangkuk besar, campur daging ayam, udang, saus tiram, garam, bawang putih, merica, kaldu, telur, dan sayuran (sawi, daun bawang, nira, shiitake).
  4. Bungkus dengan kulit gyoza.
  5. Panaskan minyak goreng di wajan dengan api besar, setelah panas kecilkan api ke api sedang. Susun gyoza panggang dengan api sedang-besar 5-6 menit sampai dasarnya kecoklatan.
  6. Tuang air sampai setengah gyoza terendam, tutup wajan. Masak dengan api kecil.
  7. Masak sampai air menyusut dan kulit gyoza terlihat transparan. Buka tutup wajan, tuangi minyak wijen dari pinggir wajan ke arah memutar. 

Saus:

  1. Campur shoyu (kecap asin) dan cuka dengan perbandingan 2:1.
  2. Tambahkan ra-yu (chili sesame oil)

Mapo-tofu (麻婆豆腐)

Bahan — Mabodofu:

  1. Tahu (potong dadu 2cm) 500 gram 
  2. Daging cincang (ayam/sapi/aibiki) 300 gram
  3. Bawang daun (cincang) 2 batang 
  4. Bawang putih (cincang) 2 siung
  5. Jahe 1 cm (cincang)
  6. Tobanjan/doubanjiang (豆板醤) 1-2 sdm 
  7. Tenmenjan (甜麺醤) 1 sdm
  8. Saus tiram 1 sdm
  9. Shoyu 1 sdm
  10. Minyak wijen 1 sdt
  11. Kaldu bubuk (bisa di skip)
  12. Air 100 ml
  13. Katariko (potato starch) 1 sdt 

Cara Membuat — Mabodofu:

  1. Tumis bawang putih, jahe, bawang daun sampai wangi.
  2. Masukkan tobanjan, tenmenjan, shoyu, kaldu, ayam cincang. Tumis sampai ayam 1/2 matang.
  3. Tambahkan air, masukkan tahu yang dipotong dadu, masak dengan api sedang sampai mendidih.
  4. Kecilkan api, kentalkan dengan larutan katakuriko.
  5. Terakhir tuang minyak wijen supaya wangi.

Silakan mencoba resep ini dan memasang hasil masakannya di bagian komentar. Dan pastinya silakan berkreasi sesuai selera dan ketersediaan bahan. 

Ok selamat masak teman-teman.

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 7 Desember 2020. 

Kumpulan foto gyoza dan mapo tofu hasil karya sebagian anggota WIBJ

Bakpao

Apa kabar? Semoga teman-teman dan keluarga sehat selalu ya.

Kali ini saya mengajak teman-teman untuk mencoba membuat bakpao yang sangat cocok dinikmati hangat-hangat di cuaca yang mulai mendingin. 

Untuk variasi isi, selain isi ayam atau daging cincang dan selai chestnut bisa juga diisi dengan red bean paste (alias anko), atau isi kacang ijo.

Bahan — Adonan bakpao:

  1. Tepung terigu protein tinggi (強力粉): 60 gr
  2. Tepung terigu protein rendah (薄力粉): 240 gr
  3. Ragi instant: 4 gr
  4. Gula: 30 gr
  5. Garam: 3 gr
  6. Baking powder: 6 gr
  7. Putih telur(atau telur kocok lepas): 30 gr
  8. Shortening: 9 gr
  9. Air hangat (±40℃): 125-130 ml

Bahan — Isi:

  1. Daging cincang (ayam, sapi): 100 gr
  2. Jamur shiitake kering: 16 gr (kalo pakai yang segar: 5 buah)
  3. Rebung: 100 gr (atau seperempat rebung rebus yang dijual di supermarket)
  4. Bawang daun: 20 gr
  5. Bawang putih: 2 siung
  6. Saus tiram: 2 sdm
  7. Gula: 1~2 sdt
  8. Garam, merica: secukupnya
  9. Katakuriko (potato starch) atau corn starch: 1 sdt dilarutkan dalam air 10 ml
  10. Minyak goreng untuk menumis 1 set

Cara Membuat — Adonan bakpao:

  1. Siapkan mangkuk besar. Campur tepung terigu (protein tinggi&rendah) dan baking powder.
  2. Masukkan garam, shortening.
  3. Masukkan putih telur.
  4. Masukkan gula dan ragi (jangan kena garam dan telur), tuangi air hangat diatasnya.
  5. Aduk adonan sampai menyatu, uleni sampai kalis (tidak lengket di tangan). Bulatkan adonan. Bulatkan adonan, taruh di wadah/mangkuk, tutup dengan plastic wrap.
  6. Fermentasi pada suhu 40℃ selama 35 menit. Atau sampai adonan mengembang 2 kali lipat (lama fermentasi tergantung suhu).
  7. Bagi adonan menjadi 9~10 bagian. Bulatkan kembali. Istirahatkan selama 10 menit (ditutup pakai handuk basah yang diperas supaya tidak kering)
  8. Pipihkan adonan bakpao, masukkan adonan isi. Bulatkan kembali atau dibentuk sesuasi selera. Letakkan diatas kertas roti. Tutup dengan plastic wrap
  9. Fermentasikan lagi pada suhu 40℃ selama 15~20 menit (atau sampai adonan mengembang 1,5 kali lipat). Sementara itu panaskan kukusan.
  10. Kukus selama 15 menit.

(Step 1-5 bisa digantikan dengan memasukkan semua bahan ke bread maker/home bakery, pilih mode adonan/生地 dan tekan switch on!!)

Cara Membuat — Isi:

  1. Rendam jamur shiitake kering (20menit~), potong dadu (0.3cm kira-kira). Sisihkan 20 ml air rendamannya.
  2. Potong dadu rebung (0.3cm kira-kira).
  3. Campur daging cincang, jamur dan rebung.
  4. Cincang bawang putih dan bawang daun, tumis sampai harum.
  5. Masukkan campuran daging, jamur dan rebung.
  6. Tambahkan saus tiram, aduk rata.
  7. Masukkan gula dan air rendaman jamur shiitake (atau air biasa).
  8. Tambahkan garam dan merica.
  9. Kentalkan dengan katakuriko/cornstarch yang dilarutkat dalam air.
  10. Dinginkan, bagi 9~10 bagian.

Catatan : 

  1. Panaskan kukusan sampai benar-benar panas.
  2. Alasi/bungkus tutup kukusan dengan serbet agar uap air tidak menetes bakpao.
  3. Beberapa jenis microwave oven keluaran beberapa tahun terakhir di Jepang punya fungsi untuk mengukus nikuman aka bakpao lho. Silakan cek microwave oven masing-masing.

Silakan mencoba resep ini dan memasang hasil kreasinya di kolom komentar. Dan, tentunya silakan berkreasi sesuai dengan ketersediaan bahan dan selera. 

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 9 November 2020.

Kumpulan foto bakpao hasil karya sebagian anggota WIBJ

Choux à la crème

Apa kabar teman-teman? Semoga semua sehat dan bahagia ya.

Setelah 2 minggu berturut-turut Seminggu Satu Bisa Banget (SSBB)! hadir dengan resep menu utama,  di minggu keenam ini saya mengajak teman-teman untuk mencoba resep choux pastry alias kue sus yang sudah tidak asing lagi pastinya. 

Kata “choux” sendiri berasal dari bahasa Perancis yang artinya kubis/kol, karena bentuknya mirip kubis.  

Adonan sus terbuat dari minyak (biasanya: mentega/margarin, telur, cairan (susu/air), tepung (terigu). 

Ada beberapa varian sus yang cukup populer di antaranya : éclair yang berbentuk batangan dan berlapis coklat praline,  

paris-brest yang bentuknya seperti donat dengan lubang di tengahnya, beignet  atau sus goreng,

pyrogen/profiteroles yang isinya krim gurih (ragout).

Kali ini saya akan berbagi resep Choux au Craquelin alias kue sus yang di atas adonan susnya diberi adonan cookie kemudian dipanggang. 

Mirip dengan salah satu toko kue sus yang terkenal di Jepang.

Dari beberapa kali ikut kursus belajar bikin kue sus, resep ini yang paling oke menurut saya, dari segi keberhasilan dan teksturnya.

Membuat kue sus sepertinya susah, tapi kalau sudah menguasai triknya sebenarnya tidak susah.

Kunci sukses membuat kue sus terletak pada :

  1. Jumlah telur yang ditambahkan harus pas. Tidak boleh terlalu banyak  (susnya akan flat alias gepeng) atau terlalu sedikit (tidak mengembang). Oleh karena itu di resep ini, telurnya diberi dalam ukuran gram bukan butir (karena beda ukuran telur beda juga volume cairannya)
  2. Saat memanggang oven harus dalam keadaan sudah panas, dan pada 20 menit pertama oven tidak boleh dibuka sama sekali (karena suhu yg dingin akan mengempeskan adonan sus yang sudah mengembang tapi masih basah dalamnya). Kalau, khawatir permukaan sus gosong karena dipanggang pada suhu yang tinggi boleh buka oven 5 menit terakhir sebelum waktu panggang berakhir dan meletakkan aluminium foil untuk menutupi adonan yg sedang di panggang 

Untuk isi sus, kali ini saya sertakan resep Crème Diplomate  yang merupakan perpaduan crème pâtissière  (krim custard) dan crème chantilly  (whipped cream) yang teksturnya lebih lumer dibandingkan krim custard. Tapi tentu saja teman-teman bebas memakai resep krim andalan atau kesukaan masing-masing. 

Oke, kita langsung aja simak resepnya yuk!

Bahan — Pâte à choux (Adonan Sus):

1. Susu 75 g

2.Air 75 g

3.Garam sejumput

4.Gula sejumput

5.Butter (Unsalted) 60 g

6.Tepung terigu 90 g

7.Telur (M size, ±52 g/butir) 3 butir (156 g)

Bahan — Crème Diplomate:

1. Susu 380 cc

2. Kuning telur 3

3. Gula 75 g

4. Terigu 30 g

5. Butter 5 g

6. Fresh Cream 100 g

Bahan — Pâte à biscuit (Adonan Biskuit):

1. Butter 20 g

2. Granulated sugar 20 g

3. Tepung terigu 30 g

Bahan — Hiasan:

Strawberry/buah lainnya

Tepung gula (non melt)

Persiapan:

1. Siapkan baking paper, spuit (piping bag), bahan-bahan disimpan di suhu ruangan (±30min)

2. Ayak tepung (penting supaya tepung tidak menggumpal saat dicampur)

3. Kocok telur (sampai putih dan kuningnya tercampur rata)

4. Panaskan oven

Cara Membuat — Pâte à choux (adonan sus): 

  1. Masukkan susu, air, butter, gula dan garam ke dalam panci kemudian didihkan.
  2. Matikan api, masukkan tepung terigu sekaligus lalu aduk rata.
  3. Nyalakan api kembali lalu guling-gulingkan adonan (Cek point: ada lapisan tipis di dasar panci/terdengar suara mendesis)
  4. Pindahkan adonan ke mangkuk besar, tambahkan telur kemudian campurkan sampai merata. (Cek point: adonan akan membentuk segitiga ketika diangkat dan dijatuhkan kembali perlahan dengan spatula).
  5. Masukkan adonan ke dalam kantong spuit (piping bag)
  6. Lapisi baking tray dengan baking paper, semprokan adonan sus membentuk lingkaran  (diameter 4 cm atau 6 cm) 
  7. Letakkan adonan biskuit di atas adonan sus lalu panggang.

Gas: 200℃ selama 20 menit → 180℃ selama 10 menit

Listrik: 200°Cselama 20 menit → 180℃ selama 10 menit

(Note: untuk oven yang panasnya kuat, masing-masing suhu diturunkan 10 dejarat)

Cara Membuat — Pâte à biscuit (adonan biskuit):

  1. Campurkan butter dan granulated sugar.
  2. Masukkan tepung terigu aduk rata, tipiskan adonan 15cm x 10 cm, bungkus dengan plastik, beri tanda dengan cetakan cookie bulat kemudian dinginkan (9 bulatan) 

Cara Membuat — Crème Diplomate:

1. Panaskan susu sampai hamper mendidih (80°C)

2. Kocok kuning telur dan gula sampai kuning pucat (seperti mayonnaise).

3. Masukkan tepung terigu, aduk rata.

4. Tuangkan susu hangat sedikit demi sedikit, aduk rata kemudian saring (kalau ada gumpalan)

5. Tuangkan kembali ke panci, aduk-aduk sambil dipanaskan sampai mengental (api sedang~api besar).

6. Dinginkan krim. 

7. Aduk kembali crème pâtissière (custard cream) yang sudah dingin sampai lembut.

8. Kocok fresh cream sampai kaku, lalu campurkan dengan crème pâtissière).

9. Belah sus, isi cream dan hias dengan buah atau lubangi sisi sus dan isi dengan krim. 

Silakan mencoba resep ini (boleh sebagian saja, misalnya adonan kulit susnya saja) dan memasang hasilnya di bagian komentar. 

Dan pastinya silakan berkreasi sesuai selera dan ketersediaan bahan. 

Tambahan :

  1. Resep ini bisa dibuat gluten free dengan cara mengganti terigu di resep dengan tepung beras (saya sarankan yg khusus cake karena ukuran partikelnya lebih halus)
  2. Susu bisa diganti dengan susu kedelai/almond. Butter bisa diganti dengan margarin.
  3. Terigu yang digunakan : cake flour (tepung terigu protein rendah) atau tepung terigu protein sedang (kalau suka kulit sus yang kokoh)
  4. Untuk isi, selain krim diplomat seperti di resep bisa juga diisi dengan campuran cream cheese dan whipped cream, dll.

Ok selamat masak teman-teman. Ditunggu ya!

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 17 Juli 2020.

Kumpulan foto kue choux a la creme hasil karya sebagian anggota WIBJ

Takikomi Gohan dan Miso Mayo Chicken

Apa kabar teman-teman? Semoga semua sehat dan bahagia ya.

Kali ini saya mengajak untuk memasak masakan Jepang yang cukup praktis dan bahannya mudah ditemukan. 

Pada menu kali ini, kita akan memakai salah satu sayuran akar/umbi khas Jepang yaitu 牛蒡(ごぼう, burdock) yang pasti sering teman-teman lihat di supermarket atau pasar. Gobo/burdock ini memiliki kandungan mineral dan serat yang tinggi sehingga sangat baik untuk pencernaan. 

Dan, saya juga ingin memperkenalkan resep alternatif penggunaan miso selain dimasak sebagai sup miso yaitu untuk memarinasi ayam. 

Oke, langsung lihat resepnya yuk!

炊き込みご飯

Takikomi Gohan

Bahan:

1. Beras 3 cup

2. Shoyu 1 sdm (15 ml)

3. Dashi bubuk 1 sdt 

4. Minyak wijen 1 sdt

5. Wortel 1 batang (iris korek)

6. Gobo 1/2 batang, ±25g (iris korek)

7. Jamur shiitake 4 buah (iris tipis)

8. Air secukupnya

9. Daun bawang (konegi) untuk topping

Cara memasak :

1. Cuci beras, rendam selama 30 menit. Tiriskan dan masukkan ke rice cooker.

2. Tuang shoyu, minyak wijen, dashi bubuk, dan air sampai batas garis 3 di rice coker

3. Masukkan sayuran dan tekan tombol ON (kalau ada mode takikomi gohan di rice cooker silakan gunakan)

4. Taburi dengan irisan daun bawang 

鶏肉の味噌マヨ焼き 

Miso Mayonnaise Grilled Chicken

Bahan :

1. Fillet ayam 400g

2. Miso 2 sdm

3. Mayonnaise 2 sdm

4. Bawang putih cincang 1 sdt

5. Gula/Madu/Kecap manis 2 sdm 

6. Minyak 1 sdt (untuk memanggang di frying pan)

Cara memasak :

  1. Campurkan bawang putih, mayonnaise, miso dan gula/madu/kecap manis.
  2. Marinasi ayam seminimal 1 jam.
  3. Panggang ayam sampai matang (saya gunakan oven yang sudah dipanaskan 180 C 15 menit). Atau panggang di frying pan sampai matang dan kecoklatan (jangan lupa bersihkan sisa saus marinasi dari permukaan ayam sebelum dipanggang agar tidak cepat gosong).

Catatan:

  1. Takikomi gohan adalah semacam nasi liwet khas Jepang. Sayurannya bisa disesuaikan sesuai musim.
  2. Pada resep kedua (miso mayo chicken), saya pernah mencoba ketiganya (dengan gula/madu/kecap manis), dan menurut saya yang paling pas kecap manis. Tapi ini tergantung selera ya, kalau terlalu manis bisa kurangi takaran gula/madu/kecap manis.
  3. Kalau menggunakan gobo segar, cuci bersih, kupas kulitnya, iris korek dan rendam di air bersih 20 menit untuk menghilangkan aroma tanah (earthy)

Silakan mencoba resep ini dan pastinya silakan berkreasi sesuai selera dan ketersediaan bahan.

Ok selamat masak teman-teman.  

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 23 Oktober 2020.

Kumpulan foto masakan Takikomi Gohan dan Miso Mayo Chicken hasil karya sebagian anggota WIBJ

Dry Curry dan Fruit Lassi

Apa kabar teman-teman? Semoga semua sehat dan bahagia ya.

Sebentar lagi akan memasuki puncak musim panas, yang membuat kita tidak ingin berlama-lama di depan kompor, ya ngga?!

Jadi, kali ini menu masak kilat, yaitu Dry Curry. Tidak seperti Japanese Curry yang makin enak kalau dimasak lama, dry curry ini bisa dimasak kilat karena semua sayurannya dicacah.

Dan juga, mungkin ada beberapa dari teman-teman sengaja beli saus tomat dan kecap Inggris untuk membuat Hamburg Stewed. Nah..kedua bahan itu dipakai kembali di resep ini. 

Karena menu kali ini gampang, saya tambah satu resep minuman yang segar dinikmati dengan kare.

Oke, kita langsung aja simak resepnya yuk!

Dry Curry 

(untuk 4 orang)

Bahan: 

  • Daging cincang 400g
  • bawang bombay 1/2 buah
  • Bawang putih 1 siung (cincang kasar)
  • Jahe 1/2 cm (cincang kasar)
  • Wortel 1 batang
  • Seledri 1/2 batang 
  • Tomat 1 buah 
  • Paprika 1/2 buah
  • Curry powder 2 sdm (sesuai selera)
  • Kecap Inggris 2 sdm
  • Saus tomat 1 sdm (sesuai selera) 
  • Air 3-4 sdm
  • Bubuk ketumbar (opsional)
  • Soy sauce, garam, gula (secukupnya)
  • Minyak goreng/olive oil 1 sdm (untuk menumis)

Cara memasak:

  1. Cincang kasar semua sayuran (atau bisa pakai food processor).
  2. Panaskan frying pan tuang minyak, tumis bawang bombay sampai transparan, masukkan jahe dan bawang putih. Tumis sampai wangi.
  3. Masukkan daging cincang, masak sampai berubah warna. 
  4. Tambahkan bubuk kari, tumis sampai wangi.
  5. Masukkan sayuran cincang, tumis sampai layu.
  6. Masukkan ketumbar, air, kecap Inggris, saus tomat. Masak sampai cairan menyusut dan sayuran matang. Koreksi rasa dengan garam/gula.

Sebagai sumber protein, selain daging cincang (ayam, sapi, pork), bisa juga pakai tahu (yang sudah ditiriskan airnya dan dihancurkan), seafood mix, dll.

Untuk sayuran, bisa ditambah dikurangi sesuai selera. Misalnya jamur, kaboca, zucchini, kembang kol atau pakai mix frozen vegetable.

Saat memotong sayuran usahakan ukurannya kurang lebih sama besar supaya matangnya merata.

Fruit Lassi  

(4 gelas)

Bahan:

  • Plain yogurt 400 g
  • Susu 200g
  • Air Es 200g
  • Buah (pisang, mangga, nanas, peach, dll) 400 g 
  • Gula/madu (opsional/secukupnya)

Cara membuat:

Campur dan haluskan semua bahan dengan blender. 

Silakan mencoba resep-resep ini, teman-teman. Dan berkreasi sesuai selera dan ketersediaan bahan. 

Selamat masak, teman-teman.

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 10 Juli 2020.

Kumpulan foto masakan Dry Curry dan Fruit Lassi hasil karya sebagian anggota WIBJ

Hamburg Stewed

Salam teman-teman

Apa kabar?

Minggu ini mari membuat Hamburg Stewed dengan saus demiglace homemade.

Kali ini saya akan berbagi resep yang pernah saya pelajari waktu mengajar di salah satu tempat kursus masak di Jepang. 

Melalui resep ini, kita belajar mengolah daging cincang.

Kali ini kita menambahkan beberapa rempah seperti pala supaya hamburg lebih wangi.

Dan dengan menyangrai tepung terigu yang digunakan untuk mengentalkan, saus akan akan berwarna lebih gelap sekaligus memberikan aroma dan rasa yang kompleks.

Oke, kita langsung aja lihat resepnya yuk!

Hamburg Stewed (煮込みハンバーグ)  

untuk 4 porsi

Bahan Hamburg:

  • Daging cincang 300 g
  • Bawang bombay cincang 1/2 buah
  • Telur kocok 1 buah
  • Garam sejumput 
  • Pala bubuk, merica bubuk sejumput
  • Tepung roti (Panko) 4 sdm

Bahan demiglace sauce:

  • Bawang bombay iris tipis 1/2 buah
  • Terigu (sangrai) 2 sdm 
  • Butter 2 sdm
  • Air 150 ml
  • Saus tomat 4 sdm
  • Kecap Inggris (Worcestershire sauce/ウースターソース, 中濃ソース)  4 sdm 
  • Kaldu bubuk 1/2 sdt
  • Gula (sesuai selera kalau terasa asam)

Cara membuat:

  1. Campur daging cincang, garam, merica, pala bubuk. Aduk/uleni daging sampai berwarna keputihan dan lengket (bersatu). Ini tujuannya supaya hamburg tidak pecah saat dipanggang 
  2. Masukkan bawang bombay cincang, telur, panko. Aduk rata. 
  3. Bagi 4 bagian (atau sesuai selera), dan bentuk oval pipih. Tekan sedikit bagian tengahnya.
  4. Sangrai tepung terigu dengan api sedang sampai kecoklatan, sisihkan ke wadah lain.
  5. Di frying pan yang sama, tuang minyak goreng dan panggang hamburg masing-masing sisi 2 menit (setengah matang). Angkat dan sisihkan.
  6. Campur air, kecap Inggris, saus tomat, kaldu bubuk di wadah kecil
  7. Di frying pan bekas hamburg, tuang butter, bawang bombay tumis sampai bawang bombay layu. Masukkan terigu yg sudah disangrai. Aduk dan masukkan campuran air, kecap Inggris dll. 
  8. Masukkan hamburg ke saus, masak dengan api sedang 10 menit dan api kecil 5 menit sambil ditutup sampai hamburg matang sempurna.

Sebagai alternatif, untuk teman-teman yang tidak makan daging merah, bisa ganti dengan daging ayam atau tahu (momendofu 木綿豆腐 yang airnya sudah ditiriskan).

Teman-teman, silahkan berkreasi sesuai selera dan ketersediaan bahan. Selamat masak ya.

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 3 Juli 2020.

Kumpulan foto masakan Hamburg hasil karya sebagian anggota WIBJ

Chocolate Mousse

Salam teman-teman,

Karena cuaca sudah mulai panas, mari membuat cemilan dingin, chocolate mousse.

Bahan-bahannya cukup mudah didapat (coklat, susu, telur). Ya, cukup 3 bahan itu saja.

Kali ini kita akan belajar bersama membuat meringue (putih telur yang dikocok kaku) dan melelehkan coklat.

Membuat meringue tidak susah asalkan semua peralatan (mangkuk, mixer) yang dipakai untuk mengocok putih telur harus bersih dan kering dan pastikan tidak ada kuning telur yang tercampur. Karena kalau peralatannya basah atau berminyak, maka si putih telur tidak akan bisa kaku saat dikocok.

Sedangkan untuk melelehkan coklat, usahakan jangan ada air tercampur dengan coklat. Caranya, panaskan panci berisi air. Letakkan mangkuk berisi coklat yang sudah dicincang/dipotong kecil, aduk sampai coklat meleleh.

Chocolate Mousse

(hasil : ±750ml)

Bahan:

  • Coklat batangan (semi sweeet/milk) : 250g
  • Susu cair 120 ml
  • Putih telur 3
  • Kuning telur 2 
  • Gula 1 SDM (opsional/kalau suka manis)

Cara membuat: 

  1. Cincang coklat dan lelehkan.
  2. Kocok putih putih telur sampai kaku (kalau mangkuk dibalik isi tidak tumpah)
  3. Panaskan susu sampai hangat berasap (jangan sampai mendidih) 
  4. Tuang 1/3 susu ke coklat yang sudah leleh, aduk rata. Masukkan 1 kuning telur. Aduk rata kembali.
  5. Ulangi langkah ke 4 sampai susu dan telur habis.
  6. Masukkan 1/3 meringue (putih telur) ke adonan coklat, campur dengan cara aduk balik (fold).
  7. Ulangi langkah 6 sampai meringue habis.
  8. Tuang ke wadah atau cup, dinginkan di kulkas 2-3 jam.
  9. Hias sesuai selera (whipped cream, buah, dll)

Mousse kali ini adalah tipe lumer, jika ingin membuat mousse yang kokoh (mousse cake), letakkan irisan sponge cake tipis di dasar loyang bongkar pasang dan campurkan gelatin/agar di adonan mousse.

Teman-teman, silahkan mencoba resep ini dan berkreasi, tentunya sesuai selera dan ketersediaan bahan. 

Selamat masak teman-teman! 

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 25 Juni 2020.

Kumpulan foto chocolate mousse hasil karya sebagian anggota WIBJ

Salmon Chowder

Apa kabar teman-teman? Semoga semua sehat dan bahagia ya.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bulan Oktober adalah bulan kepedulian kanker payudara dengan simbol “Pink Ribbon”. Jadi kali ini saya ingin mengajak teman-teman memasak menu yang nge-pink (agak maksa tapi ngga apa-apa ya). Salah satu bahan yang dipakai pada menu kali ini adalah ikan salmon yang kaya kandungan omega-3 dan juga sedang musim() di musim gugur. 

Ada beberapa keuntungan mengkonsumsi bahan makanan yang sedang musim antara lain adalah rasa yang lebih enak, kandungan gizi yang lebih tinggi dibanding di luar musimnya, harga terjangkau, dan bisa menikmati perubahan musim. Salmon kaya kandungan omega-3 dan juga sedang musim() di musim gugur. Pada resep ini saya gunakan smoked salmon untuk memberikan aroma smoky, tapi resep ini juga tidak kalah enaknya jika menggunakan ikan salmon segar (yang dipanggang sebelumnya).

Salmon Chowder (Seattle Style

Bahan (6-8 porsi)

  • Butter/margarin 30 g
  • Bawang bombay 1 buah (ukuran sedang)
  • Bawang putih 4-5 siung 
  • Kentang 400 gram (3-4 ukuran besar)
  • Wortel 1 batang (ukuran sedang)
  • Seledri 2-3 batang 
  • Smoked salmon 200 gram
  • Udang kupas 150 gram
  • Kaldu (ayam/seafood/udang) 4 cup (800ml)
  • Seafood seasoning 2 sdm
  • Bay leaf 2 lembar
  • Tomato paste 2-3 sdm
  • Tomat kaleng (cincang) 1/2-1 kaleng 
  • Sour cream/cream cheese 100g
  • Evaporated milk/fresh cream 1 kaleng/kotak  (200ml)
  • Gula, garam, merica : secukupnya

Cara memasak:

  1. Cacah sayuran (bawang bombay, kentang, wortel, seledri, bawang putih)
  2. Potong dadu salmon & udang 
  3. Cairkan butter, tumis bawang bombay, bawang putih dan seledri dengan api sedang, tumis sampai wangi dan transparan.
  4. Masukkan kentang & wortel, tumis dengan api sedang 5 menit.
  5. Tambahkan tomat kaleng, seafood seasoning, bay leaf dan kaldu. Masak sampai mendidih dan sayuran empuk.
  6. Tambahkan sour cream/cream cheese dan pasta tomat. Masak dengan api kecil sampai sour cream/cream cheese larut.
  7. Tambahkan smoked salmon, udang dan evaporated milk/fresh cream. Masak dengan api kecil sambil diaduk sampai udang matang.
  8. Sajikan segera dengan roti, atau dibiarkan mendingin beberapa jam agar rasanya meresap dan mengental alami, lalu dipanaskan kembali sebelum disantap

Note:

  1. Pada resep ini saya gunakan smoked salmon untuk memberikan aroma smoky, tapi resep ini juga tidak kalah enaknya jika menggunakan salmon segar (yang dipanggang sampai matang sebelumnya).
  2. Untuk chowder yang lebih rendah kalori saya pakai evaporated milk dan sour cream. Tapi jika teman-teman ingin chowder-nya lebih creamy, silakan pakai perpaduan  fresh cream dan cream cheese.
  3. Jika ingin membuat chowder yang dairy free, butter dapat diganti olive oil, fresh cream dan cream cheese diganti dengan coconut milk agar tetap creamy.
  4. Untuk resep ini saya pakai kaldu kepala dan kulit udang, tapi teman bisa menyesuaikan dengan bahan yg tersedia.
  5. Kalau tidak punya seafood seasoning bisa diskip saja, atau blend sendiri (paprika powder, black pepper, garam, all spice)

Silakan mencoba resep ini serta berkreasi sesuai selera dan ketersediaan bahan.  

Ok selamat masak teman-teman. Ditunggu ya 

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 9 Oktober 2020.

Kumpulan foto masakan Salmon Chowder hasil karya sebagian anggota WIBJ

Quiche

Salam teman-teman.

Quiche adalah sejenis pie dari Perancis yang terdiri dari kulit pastry dan custard gurih yang dipadukan dengan sayuran, daging atau seafood dan keju.

Saya memilih resep ini karena bahan-bahan dasarnya adalah bahan-bahan yang hampir selalu tersedia di rumah (susu, telur, terigu, sayuran) dan termasuk resep yang bisa dimodifikasi bahan-bahannya.

Resep Quiche

(loyang pie diameter 21 cm)

Bahan kulit pie:

  • Terigu protein rendah/sedang : 150g
  • Susu : 50-60 ml
  • Butter dilelehkan/olive oil : 60ml
  • Garam sejumput

Bahan isi: 

  • Telur 2 butir
  • Susu/fresh cream 100 ml
  • Bawang bombay 1/4 buah (iris tipis)
  • Sayur (bayam, jamur) 100 g
  • Seafood/smoked salmon/ayam rebus/tuna kaleng/corned beef : 60 g
  • Keju parmesan bubuk 1 sdm (kalau ada)
  • Garam, merica  secukupnya

Cara membuat:

  1. Campur terigu, butter/olive oil, susu sampai tercampur rata menjadi satu gumpalan. Tipiskan sesuai bentuk loyang. Pasang di loyang. Tusuk-tusuk dasar pie supaya tidak menggelembung saat dipanggang. Istirahatkan di kulkas sekitar 20 menit. Tujuannya supaya kulit pie lebih renyah dan tidak mengkerut saat dipanggang nanti.
  2. Panaskan oven 190 C.
  3. Iris sayuran dan ayam rebus/smoke salmon.Tumis sayuran sebentar supaya  tidak langu dan berair saat dipanggang. 
  4. Panggang kulit pie 10-12 menit (setengah matang). Sisihkan. Panaskan kembali oven/toaster pada suhu 200 C.
  5. Kocok telur, campur dengan susu/fresh cream dan bahan isian (sayur, seafood/daging/ayam dan garam, merica).
  6. Tuang isi ke kulit pie dan panggang lagi selama 20-25 menit.

(Catatan: waktu dan suhu panggang silakan disesuaikan dengan oven/toaster masing-masing ya)

Ok selamat masak teman-teman.

Ditulis oleh Melia Sandya Utami, pengasuh kolom Seminggu Satu Bisa Banget!, diposting tanggal 11 Juni 2020.

Kumpulan foto quiche hasil karya sebagian anggota WIBJ

Catur Jepang Shogi

Tahukah teman-teman bahwa tanggal 20 Juli itu adalah hari Catur Internasional? Hari peringatan ini memang masih baru, yaitu ditetapkan tahun 2019. Tapi ditetapkan jatuh pada tanggal 20 Juli sebetulnya karena pada tanggal ini tahun 1923 didirikan International Chess Federation yang disingkat FIDE (Fédération Internationale des Échecs). FIDE ini anggotanya pada tahun 2016 sudah 185 negara, dan Jepang masuk FIDE pada tahun 1968 dan menjadi anggota ke 75.

Nah, ternyata Indonesia sudah masuk FIDE sejak tahun 1960, jadi lebih dahulu daripada Jepang, ya. Dari Indonesia grandmaster catur yang diakui salah satunya Utut Adianto (pada tahun 1986 dengan ranking FIDE 2566), yang sekarang juga menjadi ketua PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia).

Gara-gara mencari informasi tambahan, saya jadi tahu bahwa chess/catur dan juga shogi 将棋(Catur Jepang) itu semua berakar dari Caturangga dari India yang konon sudah ada sejak 327 SM. Seperti kita ketahui dari bahasa Sanskerta, Catur berarti 4, dan ini menunjukkan kekuatan 4 elemen dalam caturanga yaitu Menteri, Gajah, Kuda dan Kereta.

Dulu saya pernah suka main catur dengan papa, tapi sekarang? Malas pikir 😃 meskipun tahu aturan-aturannya. Tapi kalau Shogi Jepang, saya mesti belajar dulu dengan anak-anaknya dokter Kath yang juara Shogi nih. Katanya sih, ciri khas shogi yang sangat membedakan dari catur adalah sistem memainkan kembali buah lawan yang sudah ditangkap. Walaupun sudah naik pangkat, buah yang tertangkap akan kembali ke pangkat semula. Buah lawan yang tertangkap menjadi milik pihak yang menangkap, dan dapat diletakkan kembali di atas papan untuk memerangi mantan majikan. Haduh ribetnya 😃

Siapa yang suka main catur? 😃 (Atau suka melihat Catur atau Pecaturnya? 😃