Teman-teman tahu ochazuke おちゃづけ? Itu tuh nasi yang dikasih teh (hijau) lalu ditaburkan nori di atasnya. Kadang diberi suwiran salmon, atau mentaiko (telur ikan Tara) atau ikura (telur ikan Salmon). Sebetulnya apa saja bisa ditaruh di atasnya, dan tidak harus selalu diguyur dengan teh Bisa saja dengan kaldu lainnya.
Malam-malam anak saya sering turun ke bawah dan berkata, “Ma, aku boleh makan Ochazuke?” Ternyata dia kelaparan. Maka biasanya dia sering mengambil bubuk ochazuke rasa ume yang dia suka lalu ambil nasi dan masukkan air panas ke mangkuk nasinya.
Bubuk ochazuke yang terkenal adalah buatan Nagatanien, yang sudah memproduksi bubuk ochazuke sejak tahun 1952. Tanggal 17 Mei ditentukan sebagai Hari Ochazuke karena tanggal ini merupakan hari meninggalnya pencetus ide ochazuke, yang juga merupakan kakek dari pemilik perusahaan Nagatanien.
Ide mencampurkan nasi dengan teh ini mungkin hanya ada di Jepang. Boleh dikatakan ochazuke adalah makanan sederhana, makanan rumahan yang disediakan kalau tidak ada lauk lain. Atau biasanya hanya disediakan di restoran nomiya sebagai pengganjal perut sesudah minum alkohol. Jarang sekali kita bisa menemukan ochazuke dalam daftar menu di restoran. Tetapi saya pernah lihat memang ada toko yang khusus menjual ochazuke, yang mahal Soalnya toppingnya bisa bermacam-macam dan mahal-mahal.
Pikir-pikir konsep nasi diberi air panas ini memang praktis dan jenius, ya? Kalau orang Indonesia biasanya untuk mengganjal perut lapar paling makan nasi dengan kerupuk/emping, pakai kecap. Tidak ada yang terpikir untuk memberi “kuah” dengan teh panas atau air panas, ya. Dan saya boleh bangga, ah, pada ibu saya, karena saya tahu dia sering makan nasi pakai air panas lalu diberi kaldu “maggie” plus sambal. Ochazuke ala keluarga Coutrier . Waktu kecil saya melihat dia makan begitu dan sering minta disuapin juga. Ah, jadi kangen alm. mama.
Bagaimana apakah teman-teman suka makan ochazuke? Atau biasanya makan apa untuk mengganjal perut kelaparan tengah malam?
Bertepatan dengan hari anak di Jepang tgl 5 Mei 2023, WHO resmi mengumumkan untuk mengakhiri statusPublic Health Emergency of International Concern (PHEIC) terhadap Covid-19. PHEIC merupakan status darurat yang dikeluarkan WHO sejak Januari 2020 menyikapi kondisi penularan Covid-19 pada saat itu. Setelah tiga tahun berlalu, akhirnya angka kematian akibat Covid-19 berhasil ditekan, dan WHO memutuskan untuk mencabut status PHEIC ini. [Ref 1, 2]
Di Jepang sendiri, terhitung mulai tgl 8 Mei 2023, Covid-19 akan dimasukkan ke kategori penyakit menular kelas 5 [5類]. Terkait ini, saya bahas sedikit tentang penggolongan penyakit menular di Jepang.
Apa sebenarnya penggolongan penyakit menular ini?
Di Jepang, dalam rangka pengendalian penyakit menular yang disebabkan oleh virus atau bakteri, dilakukan penggolongan atau klasifikasi berdasarkan kekuatan penularan dan tingkat fatalitas penyakit. [Ref 3] [1類]-Class 1: penyakit dengan resiko penularan tinggi dan mengancam jiwa jika terkena. Contoh: demam Ebola, pes (plaque disease). Ebola virus dapat menyebar antar manusia, tingkat fatalitas saat ini dikatakan mencapi 50~60%. Plaque disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis, dan tanpa pengobatan yang memadai dapat memilki tingkat rasio kematian hingga 100%. Plaque atau pes ini dalam sejarah dikenal sebagai pandemik “Black death” [Ref 4,5]
[2類]-Class 2: penyakit dengan resiko penularan tinggi dan memiliki kemungkinan menjadi parah jika terkena. Contoh: SARS, MERS, Avian Influenza H5N1, tuberculosis (TBC). Selama ini Covid-19 dimasukkan dalam kategori ini, karena memiliki tingkat penularan yang tinggi dan tentu kita masih jelas ingat bagaimana Covid-19 menelan korban jiwa terutama saat varian Delta merajalela.
[3類]-Class 3: penyakit dengan fatalitas lebih rendah daripada kategori kelas 2, tapi berpotensi menyebar, memiliki imbas pada kelompok orang tertentu di lingkungan pekerjaan atau sekolah. Contoh: kolera, disentri basiler, thyphoid fever dsb. Demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Dapat menimbulkan komplikasi hingga kematian terutama pada anak-anak. Sekedar tambahan informasi, saat ini banyak terjadi kasus demam tifoid yang mengalami resistensi dengan antibiotik yang biasa dipakai. [Ref 6] Rasionalitas penggunaan antibiotik sangat penting untuk mencegah resistensi obat.
[4類]-Class 4: penyakit yang dapat menular ke manusia melalui perantara seperti hewan atau makanan. Contoh: demam dengue, malaria, rabies, hepatitis A, hepatitis E. Apakah teman-teman tahu hewan apa yang paling mematikan di dunia? Jawabannya, nyamuk. Penyakit yg ditularkan melalui gigitan nyamuk seperti demam berdarah dengue (DHF), malaria, demam kuning (yellow fever) sudah membawa korban jiwa yang tidak sedikit.
[5類]-Class 5: Peyakit menular yang perlu dipantau dan dilaporkan oleh otoritas kesehatan terkait untuk mencegah penyebaran meluas. Contoh: batuk rejan (pertussis), cacar air, rubella, influenza musiman, dsb. Covid-19 akan masuk ke dalam kategori ini setelah sebelumnya berada di kategori kelas 2.
Perubahan apa yang akan terjadi setelah Covid-19 masuk kategori kelas 5?
Beberapa point perubahan: [Ref 7]
1. Pemerintah tidak secara seragam menuntut langkah-langkah dasar pengendalian infeksi dalam kehidupan sehari-hari.
2. Orang dengan hasil tes positif Covid-19 dan orang dengan kontak erat tidak lagi diwajibkan menahan diri untuk tidak keluar rumah. Tindakan yang diambil sesuai penilaian masing-masing. Silakan juga mengikuti aturan yang diberikan dari tempat kerja atau sekolah.
3. Dapat melakukan perawatan di berbagai institusi medis, setelah sebelumnya hanya terbatas dapat dilakukan di institusi medis dengan kapasitas persyaratan tertentu.
4. Biaya pengobatan nanti tidak lagi 100% ditanggung pemerintah. Seperti halnya biaya kesehatan lain, 10% sampai 30% akan ditanggung oleh pasien sendiri di luar asuransi kesehatan.
Terkait vaksinasi Covid-19, sampai bulan Maret 2024 masih dapat diterima gratis. Sementara ini pemberian vaksinasi direncanakan sbb: Untuk orang tua (65 thn ke atas) atau yang beresiko memberat jika terkena, dapat menerima setahun dua kali, bulan 5~8 dan bulan 9~12. Untuk anak usia 5 tahun ke-atas, setahun sekali dari bulan 9.
—
Waktu Covid-19 mulai merebak di Jepang saya ambil ikut bagian menjadi tim khusus yang ditujukan memantau perkembangan Covid-19 dan mengikuti berbagai riset yang diadakan dari berbagi bidang. Rasanya kepala mau pecah karena dalam waktu cepat harus mengikuti update berbagai kebijakan, perkembangan pola penyebaran, dan belajar banyak ilmu baru yang sebelumnya tidak pernah disentuh. Saya juga ambil bagian ikut uji klinis terhadap titer antibody Covid-19, saat ini total 9 kali merelakan tangan sendiri bengkak untuk ambil darah.
Tidak berasa sudah 3 tahun sejak pandemik dimulai tahun 2020.
Virus SARS-CoV-2 tidak hilang, tapi usaha dari kita semua untuk mematuhi protokol kesehatan, membatasi kegiatan, ikut vaksinasi yang akhirnya membantu memperlambat laju penyebaran virus. Berbagai upaya ini membantu menekan kemampuan replikasi dan mutasi virus dalam tubuh, dan menekan angka korban jiwa. Akhirnya kita bisa punya harapan melihat hasil akhir yang melegakan dari pandemik ini.
Di WIBJ saya ingin mengucapkan terima kasih untuk @Yati Anggarini yang selalu rutin menulis informasi kebijakan pemerintah Jepang terkait Covid-19. Terima kasih setulusnya untuk semua yang selalu membaca tulisan saya tentang Covid-19 sejak awal pandemik dan untuk semua yang rela ikut ambil bagian program vaksinasi meski setelahnya terkapar terkena efek samping ❣️
Selamat memasuki tahapan baru pandemik yang lebih baik. Tetap jangan lengah ya. Semoga kita semua bisa memetik pelajaran dari pandemik Covid-19 karena sejarah membuktikan pandemik penyakit akan terus berulang muncul dalam sejarah kehidupan manusia.
Tanggal 5 Mei adalah hari khusus untuk anak laki-laki, yang berasal dari perhitungan kalender China Kuno yang disebut dengan sekku 節句. Hari libur ini merupakan serangkaian hari libur di akhir April dan awal Mei yang disebut Golden Week (Minggu Emas) di Jepang. Berdasarkan hukum, Hari Anak-anak diperingati sejak tahun 1948 dan ditetapkan dengan undang-undang hari libur Jepang (Shukujitsu-hō祝日法) untuk “menghormati kepribadian anak, merencanakan kebahagiaan anak sambil berterima kasih kepada ibu.”
Kira-kira sebulan sebelum hari ini, di tiap rumah yang mempunyai anak laki-laki akan menghias rumahnya dengan bendera berbentuk ikan koi, yang disebut Koi Nobori鯉のぼり. Semakin kaya keluarga itu, semakin besar dan bagus bendera yang dipasang. Karena kami tinggal di mansion (apartemen) jadi tidak memasang bendera seperti itu (sekalipun saya tahu ada 2-3 keluarga yang memasang di teras rumahnya). Dan biasanya kakek-nenek lebih antusias merayakan upacara anak laki-laki ini dibanding dengan keluarga muda sekarang.
Koinobori ini adalah perlambang atau simbol hari anak laki-laki. Pernahkah teman-teman bertanya-tanya mengapa bendera ikan Koi yang dipakai sebagai lambang hari anak-anak ini? Mengapa bukan layang-layang berbentuk naga atau mungkin samurai? Mengapa ikan KOI? mengapa bukan ikan-ikan yang lain, misalnya hiu atau salmon?
Setelah saya cari ternyata Koi merupakan ikan yang tangguh dan bisa hidup di mana-mana, kolam maupun genangan air berlumpur. Dahulu ada air terjun di China yang arusnya bergitu kencang. Konon jika ada ikan yang berhasil melawan arus dan sampai di puncaknya akan berubah menjadi naga. Dan satu-satunya ikan yang berhasil melawan arus dan sampai ke puncaknya hanya seekor Koi. Dia kemudian berubah menjadi naga.
Jadi Koi dipilih sebagai simbol hari anak-anak juga dimaksudkan supaya anak-anak laki-laki dapat TETAP TANGGUH melawan kehidupan yang keras dan maju terus. Tapi kalau lihat dari sejarahnya, sebetulnya koinobori baru dipakai pada jaman Tokugawa di kalangan rakyat biasa. Dulunya peringatan hari anak-anak untuk kalangan samurai dipakai bendera dengan lambang keluarga atau umbul-umbul. Nah, kalangan rakyat biasa yang tidak mempunyai lambang keluarga kemudian memakai simbol Koi sebagai bendera sebagai “saingannya” kaum samurai. Awalnya bendera Koi ini terbuat dari kertas Jepang, dan baru pada tahun 1955 memakai bendera dari kain sintetis.
Nah, lalu ada pertanyaan lagi dari seorang teman: “ikan koi tahan ya Mbak di musim dingin..?apa kolamnya pakai’ heater?”..
Tentu saja ikan Koi tahan dingin, karena asal mereka memang dari negara 4 musim dan di alam tidak ada heater bukan? Ikan Koi yang terkenal di Jepang dari jenis Nishikigoi錦鯉, berasal dari daerah Niigata. Daerah yang terkenal sebagai “Negara Salju” Yukiguni. Tidak mungkin ikan Koi ini satu per satu dipindahkan ke kolam berheater kan? Lagi pula meskipun permukaan kolam membeku, air di dalam kolam tidak akan membeku, atau tidak semua tempat airnya membeku (seperti yang dialiri air terjun pasti tidak membeku). Karena tahan dingin ini juga mungkin ikan Koi terkenal dengan kekuatannya. Jadilah dia koinobori, simbol bagi pertumbuhan dan perkembangan anak laki-laki menjadi manusia yang tangguh dan kuat.
Jaman dahulu, untuk merayakan hari anak laki-laki ini, keluarga akan membelikan replika baju samurai yoroi 鎧, topi/helm samurai kabuto 兜, dan sebagai tambahan patung anak laki-laki kuat dalam dongeng Kintaro. Semakin besar, semakin lengkap menunjukkan kekayaan keluarga itu. Dan memang harga satu set perlengkapan ini tidak main-main loh. Satu kabuto helm samurai saja, saya lihat berlabelkan harga 250.000 yen di sebuah departemen store terkenal. Baru kabuto, belum yoroi (yang biasanya jarang dipunyai). Tapi sekarang karena keluarga muda banyak yang tinggal di apartemen, tidak ada tempat untuk meletakkan perhiasan seperti itu, sehingga semakin kecil semakin bagus (meskipun harganya belum tentu semakin murah hehehe).
Nah untuk makanan, pada hari Anak ini biasanya disediakan Kashiwa mochi 柏餅. Mochinya sebetulnya biasa saja, ada yang putih, merah muda, hijau (yomogi) dengan isi pasta kacang merah. Tapi istimewanya mochi yang dibungkus dengan daun Kashiwa, yang bentuknya khas, dan daunnya biasanya tidak dimakan.
Mengapa harus dibungkus dengan daun Kashiwa (Daimyo Oak)? Sebetulnya ini juga perlambang, karena daun Kashiwa itu terkenal tidak rontok di musim gugur. Biasanya pohon merontokkan daun di musim gugur, kemudian di musim semi daun baru tumbuh. Tapi khusus Kashiwa daun tua akan terus menempel pada batang pohon sampai daun baru tumbuh. Ada waktu daun lama dan baru tumbuh bersama, dan itu diharapkan terjadi juga pada laki-laki. Supaya tidak mati sebelum anaknya cukup besar. Atau sebagai pengertian lain, BISA MENYIAPKAN GENERASI PENERUS DULU SEBELUM LENGSER. Karena itu di halaman rumah Bushi (kaum samurai) 武士 pasti ditanam pohon Kashiwa ini. Jadi kashiwa mochi juga perlambang harapan kepada anak laki-laki agar tetap kuat dan umur panjang.
Terakhir, pada hari anak ini, biasanya setiap keluarga akan menyediakan Shobu yu 菖蒲湯, dengan menaruh batang shobu pada air panas di bak ofuro, katanya supaya anak lelaki menjadi kuat. Karena malas menyediakan di rumah, biasanya saya suruh anak-anak saya pergi dengan papanya ke sento 銭湯 pemandian umum dekat rumah, karena disediakan shobu yu di sana. Untuk anak laki-laki biasanya ada potongan harga khusus di hari anak-anak.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/05/hari-anak.jpg843843https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-05-02 11:02:482023-05-02 11:03:21Kodomo no hi
Horreeee sudah liburan Golden Week yang sering disingkat menjadi GW! Pasti banyak anggota WIBJ yang sedang berlibur, baik di dalam/luar negeri maupun di rumah saja.
Kita mulai GW dengan tanggal 29 April yaitu Hari Showa 昭和の日, kemudian tanggal 3 Mei adalah Hari Peringatan UUD憲法記念日, tanggal 4 Mei adalah hari Hijauみどりの日 dan 5 Mei Hari Anak こどもの日。
Saya sendiri masih sering salah menamakan libur tanggal 29 April dengan Hari Hijau. Karena sebetulnya tanggal 29 April ini disebut menjadi Hari Showa itu baru tahun 2007. Sebelum tahun 2007 namanya MIDORI no Hi atau Hari Hijau. Nah… bingung kan Membingungkan karena nama Midori no hi itu kemudian dipakai lagi sebagai pengganti nama “Hari Libur Warga 国民の休日” pada tanggal 4 Mei.
Nah, kenapa dari Hari Hijau berubah menjadi Hari Showa? Dan sebetulnya hari ini memperingati apa/siapa? Awalnya tanggal 29 April adalah hari ulang tahun Kaisar Hirohito sehingga sampai dengan Kaisar Hirohito meninggal tanggal 7 Januari 1989 disebut sebagai Hari Ulang Tahun Kaisar 天皇の誕生日. Setelah Kaisar meninggal dinamakan sebagai Hari Hijau, karena kaisar Hirohito suka pada ilmu Alam, dan meneliti tentang Marine Biology dan menemukan beberapa spesies Hydrozoa. Kita bisa mengunjungi Museum Memorial Kaisar Showa ini di taman Showa Kinen Koen di Tachikawa.
Saya yakin banyak teman yang mengenal nama Showa, yang diidentikkan dengan retro, nuansa masa lalu, yang memang merupakan jamannya kaisar Showa. Jaman ini memang penuh kenangan, baik perang maupun damai. Pertama kali masuknya televisi hitam putih, mesin cuci dan kulkas ke Jepang, pendirian Tokyo Tower dan Olimpiade Tokyo 1964. Tapi ada satu yang saya ingin kenalkan kepada teman-teman, barang “peninggalan Showa terakhir” yang dimiliki oleh anak saya.
Dia memang senang yang aneh-aneh, dan kebetulan 2 minggu yang lalu dia minta dibelikan pemoles logam. Rupanya dia mau membuat uang 10 yen koleksinya mengkilap. Jadi saya belikan cairan pemoles itu, hanya berpikir dia iseng saja. Baru kemudian setelah dia membawa koleksi koinnya ke sekolah dan memperlihatkan pada gurunya, dan menceritakan setelah pulang sekolah : “Mama, sensei juga belum pernah lihat!” baru saya ngeh…sadar. Rupanya dia bangga mempunyai uang 10 yen, 5 yen dan 1 yen keluaran tahun Showa 64 (1989) karena sebetulnya tahun Showa 64 ini hanya berlangsung 1 minggu! (Kaisar Showa mangkat tanggal 7 Januari). Ternyata 10 yennya anak saya bisa menjadi bahan tulisan hari ini untuk WIB-J. Dan mungkin teman-teman bisa perhatikan apakah dari uang 10 yen yang dipunya ada yang bertahunkan 昭和六十四年.
Sekalian lihat mungkin ada yang punya 10 yen tapi lingkaran luarnya berulir (disebut gizagiza 10 en). Karena harga koin gizagiza ini berkisar 50-100 yen loh
Apakah teman-teman ada yang suka koleksi koin? Almarhum ibu saya punya satu gentong bermacam koin dari luar negeri, tapi tidak bisa saya bawa ke Jepang karena berat!
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/05/showa.jpg18001800https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-29 18:04:002023-05-01 18:04:37Hari Hijau atau Hari Showa
Hari ini tanggal 23 April merupakan World Book (and copyright) Day, Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. Bahasa Jepangnya 世界図書・著作権デー sekai tosho chosakuken day. Kok bukan hon? Sebetulnya kata BUKU atau Book itu dalam Bahasa Jepang bisa disebut sebagai HON 本 ini yang umum diketahui semua orang. Lalu ada istilah 図書 Tosho , yang sering dipakai dengan gabungan kata lain seperti Toshokan 図書館 (perpustakaan) toshoshitsu 図書室 (perpustakaan tapi bukan gedung, hanya ruangan saja)dan Toshokado 図書カード (book gift card).
Istilah Shoseki 書籍 sering dipakai sebagai pengganti Tosho, karena Tosho umumnya sudah lebih diketahui sebagai kesatuan Toshokan. Karena itu jika mengatakan “Pengiriman Buku” lebih dipakai shoseki yuso 書籍郵送 bukan tosho yuso 図書郵送 atau waktu mengetik kata kunci “Pencarian Buku” tidak menuliskan Tosho kensaku 図書検索 tapi Shoseki kensaku 書籍検索, karena nanti yang keluar banyak adalah daftar Perpustakaan bukan buku. Dan yang terakhir adalah shomotsu 書物 sebuah istilah yang baku dan jarang dipakai dalam percakapan biasa. Misalnya dalam dokumen “Sejarah buku” maka dituliskan Shomotsu no rekishi 書物の歴史.
Jadi 4 istilah ini 本、図書、書籍 dan 書物 kalau diterjemahkan ya menjadi BUKU saja, tapi orang Jepang membedakan masing-masing dalam pemakaiannya. (Ribet ya )
Saya ingin memperkenalkan jenis buku di Jepang yang disebut sebagai bunkobon 文庫本. Semua bunkobon berukuran sama yaitu A6, 105mm×148mm. Dipelopori oleh penerbit Iwanami Bunko, bagian dari sebuah penerbit Iwanami Shoten, termasuk penerbit lama di Jepang (berdiri th 1913). Iwanami Bunko menerbitkan buku-buku dengan ukuran sama A6 ini untuk mempopulerkan buku klasik yang pernah diterbitkan dengan harga murah kepada masyarakat umum pada tahun 1927. Tapi sesudah perang (1945) beberapa penerbit juga meramaikan penerbitan bunkobon ini. Buku bunkobon ini bisa disebut sama dengan paperback dalam bahasa Inggris (ukurannya sedikit lain), tapi bunkobon ini mempunyai cover pelindung tambahan yang tidak terdapat dalam paperback di negara lain.
Ada satu kebiasaan dalam penerbitan buku di Jepang yaitu “ban buku” hon no obi 本の帯 (obi sebenarnya artinya ikat pinggang – stagen yang dipasang di pinggang), yang dipasang diatas cover pelindung buku. Dalam obi ini dituliskan pesan sponsor, kata-kata memikat untuk memilih buku itu. Atau bisa juga berupa promosi dari film yang berkaitan dengan buku tersebut (seperti pamflet/flyer kecil). Atau obi tersebut bisa diberi warna, sesuai dengan kategori bukunya. Misalnya warna kuning adalah kategori sastra Jepang kuno, warna biru kategori science/pemikiran, warna hijau sastra Jepang, warna pink sastra luar negeri, dan warna putih social science. Bagi saya, obi ini sangat mengganggu waktu membaca, sehingga biasanya saya buang…. Dan dimarahi oleh suami saya. Katanya kalau nanti buku itu mau dijual dan tidak ada obinya, harganya bisa jatuh (lebih murah). Padahal… ntah kapan juga mau jualnya hehehe.
Kalau di Jepang ada obi, di Indonesia saya perhatikan sekarang ada kebiasaan menyelipkan shiori しおり pembatas buku yang senada dengan cover bukunya. Kalau di Jepang memang tidak ada shiori, tapi di beberapa buku ada pita pembatas.
Keberadaan bunkobon ini juga yang membuat rak buku di Jepang bisa terlihat teratur. Besarnya sama, dan bisa dibuat lemari khusus yang kedalamannya tidak perlu terlalu dalam (16 cm). Juga jarak antara papan juga sudah pasti. Tentu saja kalau semua bukunya bunkobon.
Selain bunkobon, masih ada ukuran-ukuran lain yang lebih besar yaitu TANKOBON 単行本. Tankobon ini biasanya lebih besar dan lebih beragam ukurannya. Sesuai dengan Namanya, Tankobon itu diterbitkan satu-satu, tidak berseri/berjilid-jilid. Jadi kalau pergi ke toko buku dan melihat ke pojok “Buku baru”, itulah tankobon. Tentu saja karena baru, harganya tidak semurah bunkobon, tapi karena “fresh from the oven” tentu kita dapat membacanya pada waktu baru diterbitkan atau waktu sedang populer-populernya.
Sebagai penutup, saya baru tahu bahwa ternyata menurut Unesco (1964), yang dinamakan buku itu harus berjumlah 49 halaman lebih (isinya). Kalau hanya 5 halaman sampai 49 halaman itu disebut dengan buklet.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/hon.jpg10801080https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-23 14:18:262023-04-23 14:18:28Buku – HON
Kita semua pasti sering mendengar pertanyaan, apa sih yang mempengaruhi kepribadian seseorang? Apakah pengaruh genetik atau lingkungan? Sampai sekarang topik ini masih jadi bahan diskusi yang tidak ada jawaban pastinya. Di sini saya berbagi cerita tentang bagaimana kepribadian atau perilaku seseorang bisa tertulis di dalam material genetik tubuhnya.
Manusia punya 23 pasang kromosom. 22 Pasang kromosom disebut autosomes, dan pasangan terakhir kromosom ke-23 disebut sex kromosom yang menentukan jenis kelamin seseorang. Oh ya, penemu yang pertama kali menyatakan kalau manusia itu “hanya” punya 23 pasang kromosom berasal dari Indonesia lho. Namanya Joe-Hin Tjio. Sebelumnya manusia disangka punya 24 pasang kromosom seperti halnya simpanse, gorilla, dan orang utan. Sampai dikatakan ada group ilmuwan yang terpaksa membatalkan hasil risetnya karena hanya menemukan 23 kromosom di sel hati manusia. “It was not, until 1955, when an Indonesian named Joe-Hin Tjio travelled from Spain to Sweden to work with Albert Levan, that the truth dawned.”
Dikatakan di keluarga kera ada dua buah kromosom yang berfusi/bergabung menjadi satu; dan diduga kalau kromosom nomor 2 di manusia merupakan gabungan dari kedua kromosom kera tersebut. Ini yang menyebabkan kromosom manusia hanya 23 pasang, sedangkan keluarga kera 24. Selain kromosom nomor 2 tersebut, perbedaan nyata antara kromosom pada manusia dan keluarga kera sedikit sekali; sehingga secara genetik kita ternyata memang sepupuan dengan simpanse 🙂
Lalu apa hubungan kromosom dengan kepribadian seseorang?
Di kromosom nomor 11, ada gen yang menghasilkan protein sebagai reseptor senyawa kimia yang disebut “Dopamine”. Dopamine ini merupakan ‘neurotransmitter’ yang bekerja khusus pada sel sel otak, termasuk mengatur aliran darah ke otak. Kekurangan dopamine di otak ternyata bisa menyebabkan kepribadian seseorang menjadi dingin, sulit mengambil keputusan, mudah depresi, kehilangan motivasi, gelisah, dan merasa hidup membosankan. Rendahnya kadar dopamine juga dikaitkan dengan kasus ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) pada anak-anak. Pada kasus yang ekstrim, rendahnya kadar dopamine di otak bisa menyebabkan seseorang kesulitan mengatur gerakan tubuhnya sendiri. Ini yang kita kenal sebagai Parkinson’s disease. Banyak studi yang menunjukkan jika gejala Parkinson timbul pada pasien yang kehilangan 80% atau lebih sel yang memproduksi dopamine di substantia nigra otak.
Sebaliknya, kadar dopamine yang tinggi cenderung membuat seseorang extrovert, lebih aktif berbicara, kreatif, berani mencoba hal hal baru, energik. They are the explorers and the risk takers. Bila kadar dopamine terlalu berlebihan, dikatakan bisa menjadi perantara timbulnya gejala schizophrenia seperti halusinasi atau delusi. – Dopamine is perhaps the brain’s motivation chemical -.
Selain dopamine, ada juga senyawa kimia lain yang dikenal dengan nama “Serotonin”. Gen pengatur senyawa ini ada di kromosom nomor 17. Dari penelitian, diduga individu dengan kadar serotonin yang tinggi cenderung lebih sosial, lebih mudah bekerja sama dengan orang lain, suka kebersihan, kalem dan hati hati dalam bertindak. Mereka lebih mudah menerima dan menyesuaikan diri dengan normal sosial di lingkungan tempat tinggal. Mungkin orang Jepang banyak yang memang memilki kadar serotonin yang tinggi ya sehingga cenderung semua penduduknya bisa ikut aturan dan norma sosial yang berlaku 🙂
Sebaliknya, kadar serotonin yang terlalu rendah cenderung membuat seseorang lebih mudah depresi, sedih, punya pikiran buruk, bisa bertindak nekat, tanpa pikir panjang. Dikatakan kalau kadar serotonin yang rendah sering ditemukan pada individu yang terlibat tindak kriminal atau berniat melakukan bunuh diri. Suicide linked to low serotonin. Keseimbangan kadar serotonin dalam otak ini juga sudah lama jadi obyek penelitian untuk kasus gangguan kecemasan seperti OCD (obsessive-compulsive disorder), salah satu bentuk masalah mental dimana penderitanya memiliki dorongan untuk melakukan tindakan tertentu berulang kali.
Serotonin juga dikenal sebagai hormon yang bisa membuat seseorang merasa bahagia, senang, membuat perasaan atau mood lebih stabil. Serotonin sering disebut sebagai “the feel-good hormone”, “happy hormone”. Nah ini juga ternyata ada hubungannya sama musim dingin lho. Siapa hayo yang kalau musim dingin, bawaannya pengen tidur dan nyemil terus?
Penjelasannya kira-kira begini, di musim dingin hari cepat jadi gelap dan ini menginduksi otak mengeluarkan hormone melatonin. Hormon yang bikin ngantuk. Melatonin ini ternyata dibuat dari serotonin, sehingga berakibat kadar serotonin dalam otak jadi rendah. Nah, cara tercepat meningkatkan kembali kadar serotonin dengan mengirimkan otak zat yang namanya “Tryptophan” karena serotonin dibuat dari tryptophan. Lalu bagaimana mengirim tryptophan secepatnya ke dalam otak? Dengan cara sekresi insulin dari pankreas. Dan bagaimana cara tercepat membuat sekresi insulin? Tentu dengan makan karbohidrat.
Stress, gelisah, cemas yang berkepanjangan juga bisa menyebabkan rendahnya kadar serotonin. Pasti sering dengar orang cerita kalau lagi stress bawaannya mau nyemil terus ya. Ini sebenarnya usaha tubuh untuk menaikkan kadar serotonin- It helps to cheer ourselves up by raising our brain serotonin.
Kepribadian seseorang memang dipengaruhi banyak faktor ya. Baik faktor eksternal maupun internal seperti senyawa kimia yang bekerja dalam otak. Secara genetik memang ada faktor-faktor internal yang menentukan kepribadian seseorang. Kombinasi dengan faktor lingkungan yang positif, pendidikan yang baik, ataupun penanganan psikologi yang baik diharapkan dapat membentuk kepribadian seseorang yang positif.
Punya teman-teman, aktivitas yang menyenangkan tentu juga bisa membantu mengurangi beban stress atau kecemasan. Banyak studi yang mengatakan kalau tertawa, mendengarkan musik, dsb bisa membantu meningkatkan pelepasan hormon dopamine dan serotonin. Jadi mari kita banyak tertawa dan memilih lingkungan sosial di sekitar yang baik.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/dna-adn-deoxyribonucleic-acid-1500076.jpg8401280https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-13 12:03:362023-04-14 23:28:01Genetics and Personality
Dalam bahasa Jepang buku teks/pelajaran disebut KYOKASHO 教科書. Tanggal 10 April merupakan hari peringatan Textbook atau Buku Pelajaran di Jepang
Sebetulnya peringatan Hari Buku Pelajaran (untuk SD-SMP-SMA) ini baru ditentukan tahun 2010, dan dipilih tanggal 10 April hanya karena penulisan penanggalan Jepang 4/10 dibaca Yoi Tosho (Buku yang bagus).
Karena penasaran saya mencari informasi mengenai Buku Pelajaran di Jepang. Memang saya tahu bahwa buku pelajaran kyokasho di Jepang itu gratis, dibayar dengan pajak masyarakat. Kyokasho gratis ini dimulai sejak tahun 1963.
Setiap awal tahun pelajaran yang dimulai bulan April, murid mendapatkan satu set buku pelajaran sesuai dengan mata pelajaran. Kalau di buku-buku cetak yang dijual, biasanya di bagian belakang akan tertulis harga berapa Yen. Tapi di buku pelajaran tidak ada harga, kalaupun ada tertulis nol. Nah, pernah kejadian anak saya menghilangkan buku pelajarannya, saat itu saya memberitahukan kepada gurunya dan gurunya akan memberitahukan bisa membeli di mana. Karena tidak semua toko buku menjual buku pelajaran tersebut. Tetapi meskipun harus bayar, rata-rata harga kyokasho itu hanya 407 yen.
Di seluruh negeri Jepang hanya ada 2935 toko buku yang menyediakan buku pelajaran, dan ada 53 perusahaan yang menyediakan buku pelajaran. Tidak sembarang perusahaan bisa menerbitkan buku pelajaran. Butuh waktu 4 tahun untuk sampai bisa menerbitkan buku. Dua tahun untuk penulisan dan editing, 1 tahun untuk penilaian dari kementrian pendidikan dan 1 tahun untuk pencetakan dan pendistribusian. Tapi kyokasho juga direvisi setiap 4 tahun. Setiap ada revisi biasanya halaman buku akan bertambah. Semakin berat, sehingga ada keluhan juga bahwa beban anak-anak (tas ransel) semakin lama semakin berat.
Kemudian, tidak semua sekolah memakai satu kyokasho dari satu perusahaan. Komite sekolah di daerah dan kepala sekolah yang menentukan sekolahnya memakai kyokasho perusahaan A, misalnya. Apakah khawatir isinya lain? Tidak mungkin lain, karena sudah ada panduan dari kementrian yang harus ditaati dalam penulisan. Komposisi atau layout bisa lain sedikit tapi isi dan tujuannya sama. Ini saya ketahui juga waktu anak saya pindah sekolah pertengahan kelas 5. Buku yang dipakai di kelas 5 di Tokyo, lain dengan yang dipakai di Saitama.
Lalu buat apa ada hari peringatan kyokasho? Hari peringatan ini dirayakan dengan perlombaan membuat poster, mengingatkan warga bahwa kyokasho itu penting. Dari kyokasho-lah seorang anak mendapatkan ilmunya. Apalagi kyokasho itu dibuat dengan pajak masyarakat, jadi perlu dihargai. Ada pula maskot dari kyokasho yang dinamakan shiru-shiru (shiru artinya mengetahui).
Tanggal 9 April adalah Hari Pameran Seni atau bahasa Jepangnya Bijutsuten no hi. Ternyata padai tanggal 9 April pada tahun 1667 untuk pertama kalinya diadakan pameran seni untuk umum di Paris, tepatnya di Palais-Royal. Tetapi pada kenyataannya, sedikit sekali yang datang berkunjung, meskipun setelah itu diadakan setiap dua tahun sekali. Masa itu memang penikmat seni hanya bangsawan dan orang kaya saja.
Saya jadi tergelitik untuk mengetahui berapa banyak sih museum seni di Jepang? Dan seberapa populernya di kalangan warga Jepang?
Menurut jumlah dari Art Museum di dunia, kota yang terbanyak mempunyai museum adalah Paris dengan 297 museum, Moskwa 261, Los Angeles 210, Seoul 201, London 192, Tokyo di urutan ke 6 dengan 173 museum.
Namun saya juga menemukan bahwa katanya di Jepang, prefektur yang paling banyak mempunyai museum adalah Nagano, lo, bukan Tokyo! Kok bisa? 345 museum katanya! Ternyata ini adalah jumlah museum secara keseluruhan jadi termasuk Science Museum, Historical Museum, Art Museum, dan Open Air Museum. Tetapi diketahui bahwa untuk Art Museum di Jepang sejumlah 1.064 dan 10% nya berada di Nagano. Tetap Nagano yang terbanyak!
Memang belum ada data terbaru, namun dari hasil perhitungan, dikatakan bahwa 1 dari 4 orang Jepang pergi ke Art museum paling sedikit setahun sekali. Setiap kali ada pameran lukisan dari pelukis terkenal di dunia, Art Museum pasti penuh terus. Di masa pandemi pengunjung museum harus mendaftar dulu sebelum datang, namun sekarang perlahan sudah bisa langsung pergi asal menjaga protokol kesehatan.
Saya sendiri mulai berkenalan dengan Art museum di Jepang sejak tahun 1994, dan sekarang sedapat mungkin meluangkan waktu untuk melihat pameran pelukis terkenal dunia.
Pameran
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/art-day.jpg843843https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-09 22:16:252023-04-09 22:17:39Pameran Seni
Sejak April 2022 kemarin, secara resmi infertility treatment mulai ditanggung oleh asuransi kesehatan di Jepang layaknya penyakit yang lainnya, yaitu 70% biaya ditanggung asuransi kesehatan dan 30% biaya ditanggung oleh pasien.
Dalam tulisan ini saya ingin sedikit mengenalkan tentang bagaimana, batasan-batasan dan apa saja yang akan dicover oleh asuransi kesehatan ini.
Menurut saya, bagi yang tinggal di Jepang, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk mulai periksa dan juga melanjutkan prosesnya apabila dirasa dibutuhkan, karena kalau dibandingkan dengan di Indonesia bisa saja di Jepang biayanya lebih murah dan akses terhadap kualitas pelayanan medis dengan kualitas bagus lumayan mudah.
Dari yang saya pahami, ketika memulai infertility treatment ini, pada awalnya kita dan pasangan perlu menjalani berbagai macam pemeriksaan lengkap seputar alat reproduksi. Dari riwayat kesehatan kita dan juga hasil pemeriksaan tersebut, bersama dengan dokter akan diputuskan tindakan macam apa yang dibutuhkan. Dari yang paling sedikit campur tangan medis, タイミング法 (timed intercoruse), 人工授精 (IUI) sampai 体外受精(IVF) dan 顕微授精(ICSI). Tentunya sesuai kondisi bisa juga ditambah dengan obat-obat dan juga suntikan yang akan membantu mempertinggi kemungkinan untuk bisa hamil.
Secara umum bisa dibilang hampir semua biaya tindakan yang saya sebutkan di atas ditanggung oleh asuransi kesehatan 70%. Tetapi ada pengecualian untuk tindakan medis yang berupa option dan juga untuk advanced medical treatment yang tidak dicover asuransi. Untuk ini, biasanya pihak rumah sakit akan memberitahukan sebelumnya, mana yang bisa ditanggung asuransi dan tidak, serta pilihan-pilihan yang tersedia, jadi tidak usah khawatir.
Selain itu, hal penting yang harus kita ketahui adalah mengenai batasan umur dan juga jumlah berapa kali tindakan yang bisa ditanggung asuransi untuk IVF & ICSI.
Proses IVF & ICSI akan dicover oleh asuransi kesehatan apabila umur wanita ketika memulai program ini belum mencapai 43 tahun.
Apabila umur wanita ketika memulai program infertility treatment belum mencapai 40 tahun, untuk program satu anak, maksimal 6 kali akan ditanggung oleh asuransi kesehatan. Menghitungnya dari jumlah 胚移植 transfer embiro yang dilakukan, bukan dari jumlah 採卵術 operasi pengambilan sel telur.
Apabila umur wanita ketika memulai program ini antara 40-43 tahun, jumlah tindakan yang akan dicover asuransi untuk program satu anak maksimal 3 kali.
Sebagai gambaran biaya, tentunya bisa berbeda-beda tergantung rumah sakit, untuk 人工授精 IUI, sekali tindakan kira-kira biayanya sekitar 20,000 yen. Setelah ditanggung asuransi kesehatan, pasien hanya perlu membayar sekitar 6,000 yen saja. Untuk IVF sendiri, biaya sangat bervariasi tergantung rumah sakitnya juga, perkiraan kasar bisa sekitar 500,000 yen, dan bila ditanggung asuransi kesehatan, pasien perlu membayar tidak sampai 200,000 yen.
Sedikit tulisan di atas semoga bisa menjadi referensi, terutama untuk teman-teman yang sedang galau untuk memulai program infertility treatment. Satu hal yang penting sekali, semakin cepat akan semakin baik karena untuk organ reproduksi wanita ini, seperti berpacu dengan usia ya, dimana secara umum kemungkinan hamil akan lebih besar apabila umur wanitanya lebih muda.
Saya juga mau berbagi website dengan daftar kosa kata seputar infertility treatment dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris. https://www.tenderlovingcare.jp/word
Silakan apabila ada teman-teman yang ingin mengoreksi, berbagi pengalaman atau informasi apapun seputar infertility treatment di Jepang tuliskan di komentar di bawah ya.^^
Semoga bermanfaat.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/Sekilas-Mengenai-3.png788940https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-08 15:13:092023-04-08 15:13:12Sekilas Mengenai Infertility Treatment dan Asuransi Kesehatan di Jepang
Sebelum saya menjelaskan mengenai Hanamatsuri, saya jelaskan dulu mengenai Waisak, ya.
Waisak adalah hari besar agama Buddha, yang sering kita ketahui sebagai hari lahirnya Buddha, atau Sidharta Gautama. (Dalam ajaran agama Buddha sebetulnya ada 3 hal penting yang dirayakan pada waktu Waisak yaitu kelahiran Buddha, pencapaian penerangan agung sehingga disebut sebagai Buddha dan wafatnya Buddha).
Buddha dalam bahasa Jepang disebut oshakasama お釈迦様 おしゃかしゃま。Agamanya sendiri disebutBukkyou仏教 ぶっきょう。Waisak itu berasal dari kata Vesak dari bahasa Sanksekerta. Kalau di Indonesia, biasanya Waisak dirayakan dengan melepaskan lampion sementara umat Buddha akan pergi ke kuil, bertapa untuk merenungkan ajaran Sang Buddha dan berbagi makanan. Kita semua tahu bahwa banyak umat Buddha dari dalam negeri maupun luar negeri biasanya berkumpul di Candi Borobudur.
Nah, yang menjadi pertanyaan, apakah Jepang yang juga menganut agama Buddha tidak merayakan Waisak? Ternyata umat Buddha di Jepang juga merayakan kelahiran Buddha ini dengan nama Hana matsuri 花まつり. Dan tanggalnya sudah pasti yaitu tanggal 8 April, tidak seperti di Indonesia yang berubah-ubah setiap tahun. Bagaimana umat Buddha di Jepang merayakan Hana matsuri?
Tentu di Jepang tidak libur. Perayaan dipusatkan di kuil-kuil terutama di Kyoto dan Nara. Perayaan Hanamatsuri ini konon pertama kali dirayakan di Asuka dera 飛鳥寺di Nara tahun 606. Rupanya mereka membuat seperti kolam kecil dengan patung Buddha kecil di tengahnya, dan dihias dengan bunga-bunga. Umat yang datang menyiramkan air amacha 甘茶 sejenis teh yang terbuat dari ajisai (hydrangea) dari kolam kecil itu ke atas patung Buddha, seakan-akan memandikan bayi. Nah saya pernah melihat seperti kolam kecil ini di depan sebuat supermarket dekat rumah dulu. Saya heran tadinya, lalu membaca keterangan di sampingnya. Rupanya ini Hanamatsuri (dan memang hari itu tanggal 8 April). Timely sekali ya. Daaan, tentu saja, kebiasaan orang Jepang, sering sekali menaruh (melemparkan uang koin) ke air yang tergenang .
Dalam agama Buddha, ada satu kata yang masih sulit saya mengerti, yaitu hotokesama 仏様 ほとけさま。Dalam pengertian saya Hotokesama itu = Buddha. Tapi coba pergi ke pemakaman. Semua orang akan menyebut orang yang sudah meninggal itu dengan hotokesama. Jadi hotokesama juga = arwah leluhur.
Ada baiknya juga teman-teman mengingat tiga hal ini :
1. Buddha disebut dengan oshakasama
2. Hanamatsuri itu bukan seperti festival bunga sakura, tapi peringatan kelahiran Buddha dan
3. Arwah orang meninggal disebut dengan hotokesama.
Mempelajari agama memang sulit, tetapi ada baiknya kita mengetahui agama orang lain, karena agama pun bagian dari budaya.
https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2023/04/waisak.jpg10801080https://www.wibj.org/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_12.jpg2023-04-08 05:54:002023-04-03 18:12:34Hanamatsuri or Waisak